Ponsel buat meledakkan bom di Thailand berasal dari Malaysia
Polisi menyelidiki apakah ada keterkaitan jaringan Malaysia dalam insiden bom beruntun dua hari lalu
Pemerintah Thailand menyatakan sebuah telepon yang terlacak berasal dari Malaysia ditemukan dekat lokasi peledakan bom di kawasan wisata Phuket. Karenanya, aparat Negeri Gajah Putih akan meminta kerja sama Malaysia menyelidki identitas pemilik ponsel.
Kantor berita Bernama melaporkan, Minggu (14/8), kuat dugaan ponsel ini digunakan oleh pelaku untuk mengaktifkan bom. Artinya, jaringan Malaysia turut terlibat dalam rangkaian ledakan di beberapa tempat wisata Thailand dua hari lalu.
Dari temuan awal, ponsel yang separuh hancur di lokasi ledakan masih memiliki nomor seri dan keterangan penyedia layanan seluler Malaysia di dalamnya. Namun kartum SIM sudah hancur, sehingga penyelidikan pemilik akan cukup sulit.
"Bisa jadi juga ponsel ini sudah berpindah kepemilikan beberapa kali," kata salah satu sumber dari aparat keamanan Thailand.
Polisi Thailand menahan beberapa orang terkait insiden serangkaian ledakan yang mengguncang Thailand kemarin. Empat korban jiwa dan 35 korban luka akibat ledakan di lima provinsi wilayah selatan Thailand yang menjadi destinasi favorit para turis.
Mereka yang ditahan bukan dari jaringan teroris internasional. Polisi belum bersedia menjelaskan, apakah ledakan ini terkait kelompok pemberontak dari Pattani.
Baca juga:
Dua bom kembali meledak di Thailand, satu orang tewas
Ponsel buat meledakkan bom di Thailand berasal dari Malaysia
Polisi tahan sejumlah orang terkait bom di selatan Thailand
Kemlu pastikan tidak ada WNI jadi korban bom Thailand