LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Politikus oposisi Malaysia ditembak mati di jalan

Motif pembunuhan Bill Kayong yang kerap mendukung hak adat dayak terus diselidiki polisi

2016-06-21 13:50:31
Oposisi Malaysia
Advertisement

Politikus oposisi Malaysia dari Partai Keadilan Rakyat ditembak mati di Serawak, Selasa (21/6) pagi waktu setempat. Bill Kayong, nama politikus itu, ditembak di mobilnya oleh seorang pria. Pelaku segera kabur setelah melakukan aksinya.

Channel News Asia melaporkan, sebelum ditembak mobil Kayong berhenti di perempatan Senadin, 20 kilometer dekat Kota Miri. Saat kejadian kondisi jalanan sedang padat.

Wakil Kepala Polisi Miri, Stanley Johanthan Ringgit menyatakan pihaknya segera menyelidiki penembakan ini. Detail insiden belum bisa diungkap karena masih dalam pemeriksaan.

Advertisement

PKR mengumumkan dukacita atas tewasnya Kayong. "Kami terkejut atas pembunuhan rekan kami," seperti dikutip dari keterangan tertulis PKR.

Bill Kayong adalah politikus asli Serawak yang aktif menyerukan reformasi hak adat di Malaysia. Pada pemilu Mei lalu dia kalah dari Rosey Yunus, dalam memperbutkan kursi parlemen regional. PKR menyatakan Kayong sangat dihormati oleh rakyat Serawak berkat kiprah dan pandangan politiknya.

Kayong adalah politikus keturunan asli Dayak Serawak. Dia memilih bergabung dengan PKR yang dipimpin simbol oposisi Negeri Jiran, Anwar Ibrahim bersama istrinya Wan Azizah Wan Ismail.

Advertisement

Sepanjang berkarir sebagai politikus, Kayong sering berkonfrontasi dengan beberapa bisnis besar. Isu perluasan perkebunan kelapa sawit, penebangan liar, serta maraknya pembangunan bendungan sering dia kritik, lantaran memicu kerusakan lingkungan dan menggusur masyarakat adat.

PKR meminta konstituen tetap tenang. "Motif pembunuhan ini masih belum jelas, mari kita serahkan semua pada aparat hukum. Kami hanya berharap agar pihak yang bertanggung jawab bisa diadili."

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.