Polisi tahan sejumlah orang terkait bom di selatan Thailand
Investigasi awal mengarah bahwa pelaku adalah bukan dari jaringan teroris internasional.
Polisi Thailand menahan beberapa orang terkait insiden serangkaian ledakan yang mengguncang Thailand kemarin. Empat korban jiwa dan 35 korban luka akibat ledakan di lima provinsi wilayah selatan Thailand yang menjadi destinasi favorit para turis.
Seperti diberitakan BBC, Jumat (12/8), mereka yang ditahan bukan dari jaringan teroris internasional.
Investigasi awal mengungkap dua tipe dari bom yang digunakan adalah bom api dan digerakkan lewat akat genggam seperti ponsel atau IED," ujar
"Bom yang digunakan adalah jenis yang sama seperti di wilayah selatan," kataPolisi Thailand Kolonel Krisana Patanacharoen.
Polisi kini masih memperketat penjagaan, seiring jarangnya terjadi insiden yang mengincar destinasi wisata. Ini merupakan peristiwa pengeboman ketiga yang terjadi di wilayah selatan Thailand yang diketahui terus bergejolak karena pemberontakan.
Menurut informan BBC Jonathan Head yang berada di Bangkok, pelaku insiden mengarah pada kelompok pemberontak selatan. Seperti diketahui, konflik 12 tahun di selatan pernah membunuh lebih dari 6000 jiwa, namun tidak pernah menargetkan turis sebagai sasaran.
Sedikitnya ada empat ledakan yang terjadi di Thailand sejak Jumat dini hari. Dua ledakan terakhir terjadi di Provinsi Surat Thani.
Baca juga:
Dua bom meledak di Thailand, satu tewas 10 luka-luka
Suasana mencekam kawasan wisata di Thailand usai teror bom
Dua bom kembali meledak di Thailand, satu orang tewas
Kemlu pastikan tidak ada WNI jadi korban bom Thailand