Polisi Inggris tangkap pelaku teror bom di kereta bawah tanah London
Polisi Inggris menangkap pria diduga kuat terlibat dalam serangan teror di sebuah kereta bawah tanah stasiun Parsons Green, London Barat Jumat (15/9) lalu. Pria berusia 21 tahun tersebut ditangkap di Hounslow, London Barat pada Sabtu malam waktu setempat.
Polisi Inggris menangkap pria diduga kuat terlibat dalam serangan teror di sebuah kereta bawah tanah stasiun Parsons Green, London Barat Jumat (15/9) lalu. Pria berusia 21 tahun tersebut ditangkap di Hounslow, London Barat pada Sabtu malam waktu setempat.
Selain pria tersebut, polisi juga menangkap remaja berusia 18 tahun yang juga dicurigai terlibat dalam serangan itu. Kini keduanya ditempatkan di tahanan London Selatan.
Laman BBC, Senin (18/9), melaporkan polisi sedang melakukan perburuan terhadap tersangka lain di sebuah alamat perumahan di Stanwell, Surrey. Perburuan ini sehubungan dengan penangkapan pria 21 tahun itu.
Sementara itu, situasi di tempat terjadinya insiden sudah dipastikan aman dari teror lanjutan. Personel pasukan keamanan juga akan mengurangi penjagaan di sekitar lokasi.
"Dalam beberapa hari ke depan, pasukan militer akan kembali ke posisi mereka semula," kata Sekretaris Dalam Negeri, Amber Rudd.
Rudd juga menyatakan pujian atas kerja keras pasukan keamanan dalam melakukan penyelidikan dan perburuan pelaku namun dia mengimbau agar masyarakat agar selalu berhati-hati.
"Polisi telah melakukan kemajuan yang baik. Meski demikian masyarakat harus tetap waspada namun tidak khawatir berlebih-lebihan," ujarnya.
Di sisi lain, Asisten Komisaris Polisi Metropolitan Mark Rowley mengatakan bahwa polisi telah mengetahui bagaimana bom tersebut disiapkan namun pihaknya mengaku masih ada lagi yang harus dilakukan dalam penyelidikan.
Seperti diketahui, ledakan terjadi di kereta bawah tanah stasiun Parsons Green, London Barat Inggris pukul 8.30 waktu setempat memicu kekhawatiran masyarakat setempat. Selain itu, akibat insiden tersebut sejumlah penumpang mengalami luka bakar di wajah dan bagian tubuh lainnya.
Usai kejadian, layanan kereta bawah tanah dari Earls Court ke Wimbledon ditutup dan dialihkan.
Baca juga:
Ledakan di kereta bawah tanah London, penumpang alami luka bakar
Suasana seusai insiden ledakan kereta bawah tanah di London
ISIS klaim ledakan di kereta bawah tanah London