LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Polisi Filipina masuk daftar buron Duterte tewas dalam baku tembak

Santiago Rapiz, perwira polisi di kota Dipolog tersebut, berada dalam daftar 6.000 tersangka diduga terlibat dengan narkoba yang dibuat oleh Duterte.

2018-11-06 14:38:00
Filipina
Advertisement

Seorang kolonel polisi Filipina yang berada dalam daftar buron Presiden Rodrigo Duterte dilaporkan tewas dalam baku tembak dengan petugas polisi lain selama operasi anti-narkoba.

Santiago Rapiz, perwira polisi di kota Dipolog tersebut, berada dalam daftar 6.000 tersangka diduga terlibat dengan narkoba yang dibuat oleh Duterte. Daftar ini dibuat setelah Duterte memenangkan kursi kepresidenan pada 2016 lalu.

"Rapiz terbukti telah menjual narkoba jenis methamphetamine senilai USD 940 (Rp 13,9 juta) kepada polisi yang menyamar di Dipolog kemarin malam," kata kepala satuan tugas kontra-intelijen polisi, Romeo Caramat, dikutip dari laman Channel News Asia, Selasa (6/11).

Advertisement

"Sempat terjadi kejar-kejaran singkat antara dia dan polisi lain. Ketika dia mulai terpojok, dia menembaki petugas kami. Rapiz akhirnya tewas selama baku tembak," tambahnya.

Caramat menambahkan Rapiz diyakini telah melindungi mafia dan terlibat dalam perdagangan narkoba.

Sebagaimana diketahui, sebanyak 5.000 orang telah tewas dalam operasi anti-narkoba yang dikerahkan polisi sejak Juli 2016 lalu. Menurut kelompok hak asasi manusia, ribuan orang itu dieksekusi tanpa peradilan meski mereka hanya pengguna narkoba.

Advertisement

Namun polisi dengan keras membantah tuduhan itu. Polisi mengatakan bahwa mereka dicurigai sebagai pengedar narkoba dan telah menolak untuk ditangkap sehingga mendapat perlakuan keras dari polisi.

Baca juga:
Duterte usir seorang biarawati asal Australia, ini penyebabnya
Rayakan pesta Halloween, 19 imigran Filipina ditangkap polisi Arab Saudi
Abu Sayyaf ancam kembali culik pelaut, KJRI Tawau peringatkan WNI
Ini yang terjadi pada Filipina saat putuskan tolak impor beras
Dubes Filipina kunjungi Mary Jane di Lapas Wirogunan
Trump hampir dibunuh ketika kunjungi KTT ASEAN di Manila

(mdk/ias)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.