LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Polisi China bongkar jaringan perdagangan anak, 15 bayi diselamatkan

Bayi laki-laki dihargai hingga Rp 105 juta. Para pelaku menjualnya melalui jalur laut

2016-01-21 13:02:42
China
Advertisement

Kepolisan China berhasil membongkar jaringan perdangan anak, dan menyelamatkan 15 bayi yang hendak dijual ke para pembeli di kawasan tepi laut. Satu bayi dihargai sekitar USD 3000 atau setara dengan Rp 41,7 juta, berdasarkan laporan Kantor Berita Xinhua.

"Kepolisian Xinhua mencokok 78 tersangka, sebanyak 15 bayi berhasil diselamatkan, ujar laporan pada Rabu malam kemarin," seperti dikutip dari laman Channel News Asia, Kamis (21/1).

Kepolisian sudah lama mencurigai pasangan suami istri yang sering hilir-mudik dari daerah pegunungan Kota Liangshan di Provinsi Sichuan menuju Kota Kinyl di Provinsi Shandong dekat tepi laut.

Advertisement

"Sang istri diketahui membeli para bayi-bayi di Liangshan, dan mengantarnya ke Linyi, sedangkan si suami bertanggungjawab dalam mencari pembeli di daerah kota," ujar laporan tersebut, mengutip temuan dalam investigasi.

Dalam kisaran harga, bayi laki-laki dijual seharga 50 sampai 60 ribu yuan atau setara dengan USD 7,600 - USD 9,120 (Rp 105,6 juta - Rp 126,7 juta) dan bayi perempuan dijual separuh harga dari bayi laki-laki.

Dalam aksi kali ini kepolisian dibantu Departemen Dalam Negeri. Tim dokter juga dikerahkan untuk mengambil sample darah untuk mencari orangtua kandung para bayi. Investigasi menyeluruh terus dilakukan, namun Xinhua tidak memberikan info lanjutan secara mendetail.

Advertisement

Diketahui, perdagangan bayi di China kian marak, seiring kebijakan pengendalian penduduk yang diperketat. Anak laki-laki dipandang lebih memiliki peranan sebagai pewaris dan penerus nama keluarga, mengakibatkan aborsi bahkan pembunuhan terjadi bila diketahui anak dalam kandungan atau yang dilahirkan berkelamin perempuan.

Ketimpangan ini membuat permintaan terhadap bayi laki-laki semakin tinggi dan menciptaka peluang kejahatan seperti perdagangan bayi. Mereka diculik atau dibeli untuk dijual kembali.

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.