LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Pesawat luar angkasa Jepang teliti asteroid cari asal usul kelahiran tata surya

Asteroid Ryugu diduga memiliki kandungan bahan organik dan air dalam jumlah yang relatif besar. Memiliki sumber kehidupan, ilmuwan berharap sampel yang diambil dari asteroid bisa memberi petunjuk tentang asal-usul kehidupan di Bumi.

2018-06-27 13:54:00
Jepang
Advertisement

Jepang menyelidiki asteroid sejauh 300 juta kilometer untuk mengumpulkan informasi tentang kelahiran tata surya dan asal usul kehidupan. Setelah lebih dari tiga tahun perjalanan melalui luar angkasa.

Pejabat dari Badan Eksplorasi Luar Angkasa Jepang (JAXA) mengatakan Probe Hayabusa2 menempati posisi observasi 20 kilometer (12 mil) di atas asteroid Ryugu.

"Kami telah mengonfirmasi kedatangan Hayabusa2 di asteroid Ryugu," kata JAXA dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP, Rabu (27/6).

Advertisement

Asteroid Ryugu diduga memiliki kandungan bahan organik dan air dalam jumlah yang relatif besar. Memiliki sumber kehidupan, ilmuwan berharap sampel yang diambil dari asteroid bisa memberi petunjuk tentang asal-usul kehidupan di Bumi.

Pengumuman JAXA dikeluarkan beberapa hari sebelum Hari Asteroid Internasional PBB yang jatuh pada 30 Juni. Ini menjadi perayaan internasional untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya dampak asteroid dan kemajuan teknologi untuk melawan ancaman semacam itu.

Nama Ryugu sendiri diambil dari bahasa Jepang yang berarti 'Istana Naga'. Adalah sebuah sebuah kastil di dasar samudera dalam cerita kuno Jepang.

Advertisement

Foto-foto Ryugu menunjukkan bagian permukaan kasar dengan sesuatu yang berputar di bagian atasnya.

Robot penyelidikan akan mendarat di Ryugu dalam beberapa bulan mendatang dan mengambil sampel "untuk memperjelas asal usul kehidupan," kata JAXA.

Pesawat luar angkasa Hayabusa2 seukuran kulkas besar. Hayabusa dalam bahasa Jepang yang berarti elang dilengkapi dengan panel surya dan merupakan penerus dari penjelajah asteroid pertama JAXA.

Proyek Hayabusa2 menelan biaya30 miliar Yen atau USD 274 juta. Pertama kali diluncurkan pada Desember 2014 dan tinggal asteroid selama 18 bulan sebelum kembali ke Bumi dengan sampel pada akhir 2020.

Baca juga:
Ini penampakan uji coba Virgin Galactic, pionir pesawat luar angkasa komersial
4 Fenomena alien yang ingin dibuktikan ilmuwan, tapi gagal total
Proyek NASA terbaru bawa misi hancurkan asteroid sebelum menghujam Bumi
NASA rilis foto Jupiter, terlihat seperti lukisan indah!
7 Fenomena aneh yang terjadi pada tubuh kita ketika di luar angkasa
Nikmatnya nonton Star Wars di tempat terbaik menontonnya: luar angkasa
NASA akan jelajahi komet dan bulan Saturnus di misi terbarunya

(mdk/frh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.