LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Perusahaan Besar Dunia Gagal Penuhi Janji Target Perubahan Iklim

Sebanyak 25 perusahaan besar dunia sebelumnya sudah berjanji memenuhi target pengurangan emisi gas rumah kaca tapi hanya tiga perusahaan yang memenuhi syarat dengan mengurangi emisi gas rumah kaca sebanyak lebih dari 90 persen hingga waktu yang ditargetkan.

2022-02-08 17:05:00
Perubahan iklim
Advertisement

Google, Amazon, Ikea, dan BMW termasuk dari sejumlah perusahaan besar dunia yang gagal memenuhi target pengurangan emisi gas rumah kaca yang mereka tetapkan sendiri, sesuai kesepakatan internasional perubahan iklim. Demikian dilaporkan Institut NewClimate yang berbasis di Jerman.

Menurut lembaga peneliti itu, sebanyak 25 perusahaan besar dunia sebelumnya sudah berjanji memenuhi target pengurangan emisi gas rumah kaca tapi hanya tiga perusahaan yang memenuhi syarat dengan mengurangi emisi gas rumah kaca sebanyak lebih dari 90 persen hingga waktu yang ditargetkan.

Dilansir dari laman CNN, Selasa (8/2), laporan bertajuk "Pengawasan Tanggung Jawab Iklim Perusahaan" itu dirilis kemarin oleh NewClimate Institute dan Carbon Market Watch. Laporan itu berisi bagaimana penelusuran terhadap perusahaan dalam melaporkan emisi gas rumah kaca mereka, apakah mereka memasang target pengurangan emisi gas rumah kaca, apa strategi yang diambil dan apakah rencana pengurangan emisi itu sudah dipublikasikan.

Advertisement

Untuk mencapai target nol emisi gas rumah kaca perusahaan harus berusaha maksimal, baik melalui aktivitas seperti menanam pohon hingga menyerap karbondioksida atau memakai teknologi yang mampu "menangkap" gas berbahaya sebelum masuk ke atmosfer. Teknologi semacam itu pun belum sepenuhnya dikembangkan.

Perusahaan yang dinilai dalam laporan itu memproduksi sekitar lima persen emisi gas rumah kaca dunia berdasarkan laporan jejak emisi karbon yang mereka buat sendiri.

Tapi hanya 13 dari 25 perusahaan yang memberikan rincian konkret daru rencananya mereka untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan mencapai target nol emisi. Rata-rata perusahaan itu berjanji mengurangi emisi gas rumah kaca sebanyak 40 persen hingga 2019.

Advertisement

Secara keseluruhan, 25 perusahaan itu harus mengurangi sebanyak 20 persen dari jejak karbon mereka secara keseluruhan atau setara 2,7 giga ton karbondioksida hingga target tahun yang ditetapkan.

Berdasarkan penilaian "integritas dan transparansi" dari janji iklim mereka, hasil analisis terhadap perusahaan itu menghasilkan lima kategori dari mulai "integritas sangat rendah" hingga "integritas sangat tinggi". Tak satu pun perusahaan mencapai target "integritas sangat tinggi".

Perusahaan seperti BMW, Nestle, dan Unilever--yang memiliki merek Dove dan es krim Magnum--termasuk dari 11 perusahaan yang masuk dalam kategori "integritas sangat rendah" sementara Ikea, Google, Amazon, Walmart, Volkswagen, masuk kategori "integritas rendah."

Applke, Sony, dan Vodafone, tergolong dalam kategori menengah "integritas sedang".

Sejumlah perusahaan sudah membantah hasil temuan ini dan menyebut laporan ini tidak akurat atau belum lengkap.

Juru bicara Amazon mengatakan perusahaan mereka "berkomitmen mencari solusi inovatif untuk mengurangi emisi" dan menyebut Janji Iklim, yang bertujuan mencapai target nol emisi.

"Kami memasang target ambisius ini karena kami tahu perubahan iklim adalah masalah serius dan diperlukan tindakan yang tidak biasanya. Sebagai bagian dari target kita untuk mencapai nol karbon pada 2040, Amazon sedang dalam koridor menjalankan operasional dengan 100 persen energi terbarukan pada 2025--lima tahun lebih cepat dari target awal kami yaitu 2030," kata dia kepada CNN.

Unilever, BMW, Nestle, Volkswagen, dan Walmart mengatakan mereka sedang berupaya memenuhi target Science Based Target initiative (SBTi), standar patokan yang ditetapkan oleh PBB dan organisasi lain, seperti WWF dan World Rescue Institute.

Google, Apple, dan Vodafone tidak segera menanggapi permintaan komentar dari CNN. Sony menolak berkomentar.

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.