LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Perpustakaan Sekolah Hilangkan Buku Harry Potter karena Dianggap Ada Mantra Betulan

Sebuah sekolah Katolik di Nashville, Amerika Serikat, menjadi sorotan setelah kepala sekolahnya memutuskan untuk menghapus seri buku Harry Potter dari rak buku sekolah.

2019-09-05 19:11:00
Harry Potter
Advertisement

Sebuah sekolah Katolik di Nashville, Amerika Serikat, menjadi sorotan setelah kepala sekolahnya memutuskan untuk menghapus seri buku Harry Potter dari rak buku sekolah.

Menurut Dan Reehil, pendeta sekolah Katolik St. Edward, mantra dalam serial novel Harry Potter bisa berisiko membawa roh-roh jahat pada pembacanya.

"Kutukan dan mantra yang digunakan dalam buku-buku itu adalah kutukan dan mantra yang nyata," katanya. "Buku-buku ini menyajikan sihir baik dan jahat, hal seperti ini tidak benar," imbuhnya lagi.

Advertisement

Pada 28 Agustus, Dan Reehil memberitahukan kepada staf sekolah tentang alasan penurunan buku-buku Harry Potter dari perpustakaan sekolah. Pemberitahuan itu disampaikan melalui surel.

Lebih lanjut Reehil mengatakan, dia telah berkonsultasi dengan pengusir setan dan pengajaran Alkitab Gereja Katolik, sebelum akhirnya menetapkan keputusan.

Dikutip dari laman CNN, Kamis (5/9), pihak sekolah St. Edward tidak dapat dihubungi untuk dimintai pendapat tentang keputusan ini.

Advertisement

Menurut Direktur Komunikasi Keuskupan Katolik Roma di Nashville, Rick Musacchio, peran Reehil sebagai pendeta di St. Edward memberinya kuasa lebih terhadap keputusan. Dengan kata lain, keputusannya tidak harus disetujui atau didukung oleh keuskupan.

Setelah sekolah St. Edward memutuskan menghapus buku Harry Potter, Pengawas Sekolah Keuskupan Rebecca Hammel mengirimkan surel kepada sekolah tersebut, guna meminta keterangan.

Hammel menyatakan penyesalannya bahwa keputusan itu akhirnya mengundang perhatian yang tidak diinginkan. Dia menjelaskan, sekolah tidak memberlakukan larangan, sehingga siswa masih dapat membaca buku itu di halaman sekolah.

Lebih lanjut Hammel mengatakan, keputusan untuk menghapuskan buku-buku itu adalah bagian dari proyek yang lebih besar untuk memindahkan perpustakaan ke tempat lain. Menurutnya, koleksi buku sekolah diatur kembali dan beberapa juga dihapus untuk digantikan dengan buku lain.

"Selama bertahun-tahun seri ini telah mendapat perhatian karena sihirnya," tulis Hammel.

Sejak dirilis pada tahun 1997, seri buku Harry Potter telah menjadi bahan perdebatan agama karena dugaan menyebarkan paham mistis dan tema lain yang bertentangan dengan ajaran Kristen dan Islam. Pada tahun 2006, seri ini menduduki puncak teratas dalam daftar buku paling menantang di abad 21, berdasarkan Asosiasi Perpustakaan Amerika.

Reporter Magang: Anindya Wahyu Paramita

Baca juga:
Diyakini Mengandung Sihir Sungguhan, SD di AS Larang Buku Harry Potter
Akhirnya, Gim Harry Potter: Wizards Unite Rilis Pekan Ini
Akar Langit Trinil, Objek Wisata Baru di Lamongan Mirip Pohon Harry Potter
Buku Harry Potter Sampai Payung Hello Kitty Dibakar di Polandia
Pemeran Neville Longbottom kabarkan pernikahan lewat Twitter
Jelang rilis game Harry Potter, Niantic dapat suntikan dana fantastis

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.