Pernikahan sejenis legal di seluruh AS, tiga pemkot melawan
Pemkot di Alabama itu menolak menerbitkan surat nikah resmi setelah gerakan #LoveWins menang di MA
Tiga pemerintah kota di Negara Bagian Alabama, Amerika Serikat, menghapuskan layanan pernikahan resmi yang dicatat negara. Diduga kuat, ini adalah protes atas pengesahan konstitusional perkawinan sejenis di seluruh AS oleh Mahkamah Agung pekan lalu.
The Independent melaporkan, Minggu (28/6), tiga pemkot yang segera mengumumkan tak lagi mengeluarkan surat nikah adalah Geneva, Pike, dan Alabama.
Hakim Kota Geneva Fred Hamir menyatakan pemkot punya dasar hukum untuk sekalian tak mengakui pernikahan warga, baik yang heteroseksual maupun yang gay atau lesbian. "Sikap kami sudah sesuai dengan pasal 30-1-9 mengenai tata cara pernikahan Alabama. Di beleid itu tidak disebutkan ada kewajiban bagi pemerintah mengeluarkan surat nikah," ujarnya tanpa merinci apakah kebijakan tersebut karena pemkot memprotes legalisasi pernikahan sejenis.
Adapun Hakim Kota Pike Wes Allen lebih jujur, membenarkan kebijakan baru ini sebagai bentuk protes terhadap keputusan Mahkamah Agung Negeri Paman Sam.
"Kami sedih mendengar keputusan itu," kata Allen.
Selama dua hari terakhir, pengguna Internet sedunia diramaikan tanda pagar #LoveWins. Ini dipicu keputusan Mahkamah Agung AS mengabulkan gugatan Obergefell v. Hodges.
Gugatan ini mengklaim perkawinan sesama jenis itu sesuai dengan Amandemen ke-14 Konstitusi Amerika.
Majelis Hakim, dalam keputusan 5 hakim menerima dan 4 menolak, mengatakan bahwa perkawinan sesama jenis memiliki hak dan perlindungan hukum yang sama dengan perkawinan antara lawan jenis. Alhasil, kini di 50 negara bagian, kaum LGBT berhak menggelar pernikahan resmi.
(mdk/ard)