Perilaku pejabat dunia yang patut ditiru di Indonesia
Seperti beberapa pejabat ini. Mereka bersedia mengundurkan diri saat mereka melakukan kesalahan sekecil apapun.
Kehidupan wakil rakyat terus disorot oleh masyarakat maupun dunia. Perilaku mereka harus bisa menjadi panutan bagi siapapun. Selain itu, tugas yang mereka emban bukanlah tugas yang mudah. Banyak godaan yang terus menghampiri, salah satunya godaan untuk melakukan korupsi.
Seperti beberapa pejabat ini. Mereka bersedia mengundurkan diri saat mereka melakukan kesalahan sekecil apapun. Seperti dikutip Merdeka.com dari berbagai sumber, berikut pejabat-pejabat negara yang bisa dijadikan panutan bagi pejabat Indonesia:
1. Menteri Keuangan Jepang mengundurkan diri
Menteri Ekonomi Jepang, Akira Amari, mengundurkan diri dari jabatannya pada 28 Januari 2018 atas tuduhan menerima suap dari sebuah perusahaan konstruksi. Dia smepat membantah tuduhan yang dibuat sebuah majalah di Jepang, yang mengatakan Akira menerima uang dari seorang pejabat perusahaan konstruksi dan langsung memasukkan dalam kantongnya.
Dia hanya mengakui ada pejabat perusahaan konstruksi yang berkunjung ke ruangannya dan membawakan hadiah. dia mengatakan kepada ajudannya bahwa hadiah itu adalah sumbangan politik.
"Apa pun yang menghambat harus dihilangkan, dan tidak terkecuali itu saya. Saya ingin mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab (untuk yang telah saya lakukan)," ucap Akira.
2. Pejabat di Inggris mengundurkan diri karena telat
Menteri Pembangunan Negara Inggris, Michael Bates, mengundurkan diri karena datang terlambat dalam sebuah rapat parlemen. Pria tersebut mengatakan bahwa dia sangat malu atas perbuatannya.
"Saya ingin tahu apakah Anda mengizinkan saya menyampaikan permintaan maaf tulus kepada Baroness Lister karena ketidakpedulian saya dan karena saya tidak berada di tempat untuk menjawab pertanyaannya mengenai masalah yang sangat penting," katanya setelah tiba di tempatnya, seperti dikutip laman CNN, Kamis (1/2).
"Saya benar-benar malu karena tidak berada di tempat saya dan oleh karena itu saya akan mengajukan pengunduran diri saya kepada Perdana Menteri dengan segera, saya mohon maaf," tambahnya.
3. Wakil PM Australia Mundur karena skandal seks
Barnaby Joyce mengumumkan pengunduran diri dari posisinya sebagai Wakil Perdana Menteri Australia dan Pemimpin Partai Nasional Australia pada Jumat 23 Februari waktu setempat. Pengunduran diri tersebut akan efektif berlaku mulai Senin, 26 Februari pada pukul 08.00 waktu setempat.
Joyce mengundurkan diri karena dua dugaan skandal sejak beberapa bulan terakhir. Skandal pertama, Joyce disebut menjalin hubungan di luar pernikahan dengan Sekretaris Pers-nya sendiri, Vikki Campion. Bahkan keduanya sudah tinggal bersama dan Campion mengandung anak mereka berdua.
Skandal kedua, Joyce menghadapi tuduhan pelecehan seksual, setelah beberapa pihak melaporkan dugaan itu kepada pihak Partai Nasional.
4. Menteri Perdagangan Yuko Obuchi
Yuko Obuchi adalah mantan menteri perdagangan dan industri di Jepang. Dalam satu kegiatan ternyata wanita yang satu ini menggunakan anggaran negara untuk mentraktir para relawan yang memang lelah dalam membantu.
Beberapa waktu kemudian lantaran merasa melakukan hal yang salah, alhasil Yuko memilih mengundurkan diri dari jabatannya. Tentu hal ini jadi tamparan keras pada pemerintahan Shinzo Abe waktu itu, pasalnya Yuko adalah salah satu menteri yang diandalkan dalam menstabilkan ekonomi Jepang.
(mdk/mtf)