LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Pergerakan Lempeng Tektonik Bumi Selama 1 Miliar Tahun dalam Video 40 Detik

Ilmuwan menjelaskan pergerakan lempeng tektonik itu mempengaruhi Bumi, seperti iklim, pola pasang surut, pergerakan hewan dan evolusinya, aktivitas vulkanik, produksi logam, dan banyak lagi. Sebab itu, lempeng tektonik juga mendukung kehidupan karena memengaruhi segala sesuatu yang hidup di permukaan Bumi.

2022-10-11 18:29:00
Planet Bumi
Advertisement

Semenjak kemunculan daratan, permukaan Bumi tidak pernah henti-hentinya bergerak. Pergerakan permukaan Bumi terjadi karena perpindahan lempeng tektoniknya.

Lempeng tektonik sendiri diketahui dapat bergerak hingga 10 sentimeter per tahun. Ini berarti permukaan Bumi yang diketahui hari ini memiliki bentuk yang berbeda dengan permukaan Bumi miliaran tahun lalu.

Pada 2021, tim ilmuwan berhasil menyimulasikan pergerakan lempeng tektonik Bumi selama 1 miliar tahun terakhir. Dalam video berdurasi 40 detik itu, terlihat jika permukaan Bumi mengalami berbagai perubahan.

Advertisement

Ilmuwan menjelaskan pergerakan lempeng tektonik itu mempengaruhi Bumi, seperti iklim, pola pasang surut, pergerakan hewan dan evolusinya, aktivitas vulkanik, produksi logam, dan banyak lagi. Sebab itu, lempeng tektonik juga mendukung kehidupan karena memengaruhi segala sesuatu yang hidup di permukaan Bumi.

“Untuk pertama kalinya model tektonik lengkap telah dibangun, termasuk semua batasnya,” jelas ahli geosains, Michael Tetley, dikutip dari laman Science Alert, Selasa (11/10).

“Pada skala waktu manusia, benda bergerak dalam beberapa sentimeter per tahun, tetapi seperti yang dapat kita lihat dari animasi, benua ada di mana-mana dalam waktu. Tempat seperti Antartika yang kita lihat sebagai tempat yang dingin dan sedingin es hari ini, sebenarnya pernah menjadi tujuan liburan yang menyenangkan di khatulistiwa,” lanjutnya.

Advertisement

Video itu menunjukkan jika permukaan Bumi yang awalnya bersatu menjadi terpisah karena pergerakan lempeng. Negara-negara dan benua-benua yang hari ini ada terlihat berbeda miliaran tahun lalu.

Bagi ilmuwan, memahami pergerakan dan pola gerak lempeng tektonik diperlukan untuk memprediksi seberapa layak huni Bumi di masa depan. Mengetahui pergerakan lempeng pun dapat memberikan kemudahan bagi manusia untuk menemukan sumber daya, seperti logam.

Pergerakan lempengan dapat diketahui melalui magnet Bumi. Magnet Bumi bagaikan catatan kuno yang mencatat posisi permukaan Bumi miliaran tahun lalu. Melalui magnet Bumi, ilmuwan dapat mencocokkan potongan-potongan lempeng Bumi masa lalu.

Melalui itu, tim ilmuwan dapat menggabungkan model paling tepat yang menggambarkan pergerakan dan interaksi lempeng Bumi.

“Planet Bumi sangat dinamis, dengan permukaan yang terdiri dari lempengan-lempengan yang terus-menerus berdesak-desakan dengan cara yang unik di antara planet-planet berbatu yang dikenal… Lempeng-lempeng ini bergerak dengan kecepatan “kuku tumbuh”, tetapi ketika satu miliar tahun diringkas menjadi 40 detik, gerakan memesona terungkap. Lautan terbuka dan tertutup, benua menyebar dan secara berkala bergabung kembali untuk membentuk super benua yang sangat besar,” jelas ahli geosains dari Universitas Sydney, Sabin Zahirovic.

Tim ilmuwan menjelaskan jika mereka menjumpai kesulitan untuk memprediksi pergerakan lempeng tektonik Bumi pada masa Neoproterozoikum hingga Kambrium (1,000 – 520 juta tahun lalu). Tim ilmuwan pun harus hati-hati memetakan lempeng-lempeng itu dengan mencocokkan lempeng Bumi modern.

Tim ilmuwan mengungkap jika hasil simulasi itu masih jauh dari sempurna. Namun mereka berharap jika simulasi itu dapat menjadi landasan yang berguna untuk penelitian di masa depan tentang pergerakan lempeng Bumi.

“Tim kami telah menciptakan model evolusi Bumi yang sama sekali baru selama miliaran tahun terakhir,” kata ahli geosains Dietmar Müller dari Universitas Sydney.

“Planet kita unik dalam hal menampung kehidupan. Tapi ini hanya mungkin karena proses geologis, seperti lempeng tektonik, menyediakan sistem pendukung kehidupan planet,” lanjutnya.

Berikut video gerakan lempeng tektonik Bumi:

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.