LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Perempuan China dan keluarganya ditangkap karena siram tinta ke poster Xi Jinping

Perempuan China dan keluarganya ditangkap karena siram tinta ke poster Xi Jinping. Perempuan bernama Dong Yaoqing berusia 28 tahun itu merekam siaran langsung di Twitter pada 4 Juli lalu saat dirinya menumpahkan tinta ke poster Presiden Xi Jinping di sebuah pusat bisnis di Shanghai.

2018-07-17 18:32:39
China
Advertisement

Seorang perempuan China yang merekam video dirinya sedang menyiram tinta ke poster Presiden Xi Jinping ditangkap aparat keamanan.

Menurut aktivis pembela hak asasi, ibu dan bapak perempuan yang seorang seniman itu juga ditangkap.

Perempuan bernama Dong Yaoqing berusia 28 tahun itu merekam siaran langsung di Twitter pada 4 Juli lalu saat dirinya menumpahkan tinta ke poster Presiden Xi Jinping di sebuah pusat bisnis di Shanghai.

Advertisement

"Xi Jinping, saya di sini menunggumu untuk menangkap saya," kata dia dalam video itu, seperti dilansir laman Asia One, Selasa (17/7).

Dia juga menyebut Partai Komunis China menerapkan 'kontrol yang menindas otak' terhadap warganya.

Doang diyakini ditangkap sehari setelah kejadian itu dan akun Twitter dihapus beberapa jam setelah dia menyiarkan video itu.

Advertisement

Dalam kicauan terakhir di akunnya juga ada sebuah foto memperlihatkan sejumlah pria berseragam sedang berkumpul di luar apartemennya.

Kelompok pembela HAM di Negeri Tirai Bambu menyebut pihak berwenang menindas kebebasan berbicara warga untuk melindungi Xi Jinping yang dianggap patut disembah.

Twitter selama ini diblokir di China, begitu pula sejumlah jejaring sosial lain seperti Facebook. Namun media sosial itu bisa diakses dengan mudah lewat perangkat lunak.

Pemerintah China kini gencar menghukum siapa saja yang merusak citra pemimpin atau simbol komunis.

Kantor berita AFP sejauh ini belum bisa memastikan kebenaran identitas perempuan itu. Namun seorang pria yang mengaku ayahnya membenarkan penangkapan itu.

Kepolisian Shanghai menyangkal kasus ini ketika dihubungi AFP.

Baca juga:
Intip pembuatan iPal, robot pintar sahabat anak-anak
Warga Manila geger lantaran ada spanduk sebut Filipina sebagai provinsi China
Tangkal dampak perang dagang, pemerintah ajak masyarakat cintai produk dalam negeri
Pabrik kimia di China meledak, 19 orang tewas
Ombak besar di China akibat Topan Maria
4 Aksi penyelamatan paling dramatis yang menguras air mata

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.