Perempuan Arab Saudi baru dibolehkan menyetir tahun depan
Dekrit Raja Salman itu tidak langsung diterapkan. Dia meminta supaya dibuat sebuah kajian dari bermacam kementerian selama 30 hari. Sedangkan aturan membolehkan kaum perempuan menyetir kendaraan baru diberlakukan pada 24 Juni 2018.
Pemimpin Kerajaan Arab Saudi, Raja Salman, memutuskan membolehkan kaum hawa di negaranya kini boleh menyetir mobil. Keputusan itu dia sampaikan dalam dekrit dibacakan Selasa kemarin.
Dilansir dari laman Reuters, Rabu (27/9), dekrit Raja Salman itu tidak langsung diterapkan. Dia meminta supaya dibuat sebuah kajian dari bermacam kementerian selama 30 hari. Sedangkan aturan membolehkan kaum perempuan menyetir kendaraan baru diberlakukan pada 24 Juni 2018.
"Aturan itu harus tetap mengacu dan sesuai dengan syariah Islam," demikian bunyi petikan kalimat dalam dekrit itu.
Kabarnya, Dewan Tinggi Cendekiawan Islam Arab Saudi menyetujui dekrit itu. Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat, Pangeran Khalid bin Salman, menyatakan dekrit itu adalah sejarah bagi Kerajaan Arab Saudi.
"Saya pikir pemimpin kami memahami kalau masyarakat sudah siap. Saya rasa itu keputusan tepat di waktu yang tepat," kata Pangeran Khalid.
Selama 25 tahun, pegiat perempuan di Arab Saudi terus mendesak supaya wanita boleh berada di balik kemudi. Mereka juga mengirim petisi dan nekat mengunggah video ketika mereka sedang menyetir. Namun, aksi mereka dibalas dengan penangkapan dan pelecehan.
Karena pelarangan menyetir bagi perempuan, Arab Saudi kerap dikritik karena dianggap menindas wanita. Namun, mereka tidak bisa menahan gelombang perubahan. Mau tidak mau mereka mulai membolehkan perempuan masuk ke sektor publik dan bekerja.
Dengan adanya dekrit ini, maka hal itu mengakhiri budaya kolot Arab Saudi. Sebab, cuma mereka di dunia ini yang berkeras melarang perempuan mengemudikan kendaraan.
Baca juga:
Pertama kalinya, perempuan Saudi diperbolehkan masuk stadion olahraga
Perempuan Saudi akhirnya diizinkan berolahraga di sekolah
Perempuan Saudi kini boleh gabung militer
Deretan nestapa perempuan Saudi, terkekang di negeri sendiri
Lima fatwa haram paling menggelikan bagi perempuan