Peraih Nobel Perdamaian 2017 sebut Trump ancaman bagi dunia
Peraih Nobel Perdamaian 2017 sebut Trump ancaman bagi dunia. ICAN mengatakan sosok seperti Trump bisa mengabaikan pendapat para ahli soal senjata nuklir dan tetap menggunakannya di kemudian hari.
Peraih Penghargaan Nobel Perdamaian 2017 Kelompok Kampanye Internasional untuk Perlucutan Senjata Nuklir (ICAN) mengingatkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bisa menjadi sosok yang membahayakan bagi dunia karena dia bisa mengerahkan senjata nuklir AS.
ICAN mengatakan sosok seperti Trump bisa mengabaikan pendapat para ahli soal senjata nuklir dan tetap menggunakannya di kemudian hari.
Komite Nobel Norwegia kemarin mengumumkan ICAN dianugerahi penghargaan bergengsi itu karena upayanya untuk membuat orang perhatian pada konsekuensi bencana kemanusiaan yang diakibatkan penggunaan senjata nuklir, dan upaya atas terobosannya untuk mencapai larangan berdasarkan kesepakatan senjata semacam itu.
ICAN membantu melobi untuk Kesepakatan 2017 tentang Larangan Senjata Nuklir, yang diikuti oleh 122 negara dan mereka dilarang untuk mengembangkan, menguji, memproduksi, memperoleh, memiliki, atau menimbun senjata nuklir.
Menanggapi penghargaan tersebut, Direktur Eksekutif ICAN Beatrice Fihn mengatakan terpilihnya Trump telah membuat banyak orang merasa tidak nyaman dengan kenyataan bahwa dia sendiri bisa mengatur penggunaan senjata nuklir.
Sebelumnya, perang kata-kata dilakukan AS dan Korea Utara. Trump mengancam Korut untuk menghancurkan secara total negara tersebut. Trump mengatakan AS siap melakukan tindakan militer.
"Kita tinggal di dunia di saat risiko penggunaan senjata nuklir lebih besar dibanding di masa lalu," kata komite Nobel Berit Reiss-Andersen, seperti dilansir laman the Guardian, Jumat (6/10).
"Sejumlah negara memodernisasi senjata nuklir mereka, dan yang lebih berbahaya ada banyak negara akan mencoba membuat senjata nuklir, seperti yang dicontohkan Korea Utara," kata dia.
Baca juga:
Sadiq Khan samakan Donald Trump dengan ISIS
Sebut Trump 'orang bodoh', menteri luar negeri AS mau mundur musim panas ini
JK sebut dunia hancur jika Trump & Kim Jong Un tekan tombol bom nuklir
PM Bangladesh: Trump tak beri bantuan sebab tak punya empati pada pengungsi Rohingya