Penyidik senjata kimia akan kirim sampel ke Belanda untuk dianalisis
Sampel akan dikirim kembali ke Belanda dan seterusnya ke jaringan laboratorium yang ditentukan oleh organisasi untuk analisis.
Sebuah tim penyididik dari Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) mengambil sampel di Douma, untukmengetahui apakah senjata kimia benar digunakan di sana pada 7 April lalu.
Dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Reuters (22/4), OPCW mengatakan akan mengevaluasi dan mempertimbangkan apakah tim perlu melakukan kunjungan kedua ke Douma.
Sampel akan dikirim kembali ke Belanda dan seterusnya ke jaringan laboratorium yang ditentukan oleh organisasi untuk analisis.
Berdasarkan analisis hasil sampel serta informasi dan materi lain yang dikumpulkan oleh tim, misi akan mengumpulkan laporan kemudian mengirimkannya ke negara anggota organisasi.
OPCW telah menyelidiki penggunaan bahan kimia beracun dalam perang sipil Suriah sejak 2014. Para penyidik telah berada di Suriah beberapa waktu lalu, namun sempat ditunda izinnya untuk memasuki Douma lantaran masalah keamanan hingga kemudian baru diizinkan masuk 10 hari usai peristiwa terjadi.
(mdk/frh)