Pentolan ISIS sebut Trump orang gila, tak punya otak
Pentolan ISIS sebut Trump orang gila, tak punya otak. Abu Omar Khorasani ISIS yang mengepalai kelompok teror di Afghanistan menyebut presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump orang gila. Hal ini disebabkan Trump adalah orang yang benci Muslim dan kebenciannya akan membantu perjuangan kelompok teror tersebut.
Abu Omar Khorasani, komandan Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) yang mengepalai kelompok teror di Afghanistan menyebut presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump orang gila. Hal ini disebabkan Trump adalah orang yang benci Muslim dan kebenciannya akan membantu perjuangan kelompok teror tersebut.
"Dia adalah orang yang benar-benar gila. Kebenciannya terhadap Muslim akan membuat pekerjaan kami jauh lebih mudah," kata Khorasani kepada Reuters seperti dilansir dari laman Daily Mail, Selasa (15/11).
Khorasani dan anggota jihadis lainnya berencana untuk memanfaatkan Trump sebagai alat propaganda untuk menggalang ribuan pejuang baru dari negara Barat yang tidak puas terhadap kepemimpinan Trump dan merencanakan teror besar di seluruh dunia.
Menurut Khorasani, kebijakan Trump melarang Muslim dan imigran dari negara-negara yang memiliki sejarah 'pengekspor' terorisme masuk ke AS adalah salah besar.
"Presiden Barack Obama setidaknya masih punya otak dibandingkan Trump," ujar Khorasani.
Dia menambahkan, "Para pemimpin kami yang rutin memantau pemilu AS sama sekali tidak menduga bahwa Amerika akan menggali kuburan mereka sendiri dengan memilih Trump sebagai presiden."
Seperti diketahui, dalam masa kampanye Trump telah menjanjikan untuk mengalahkan kelompok teror dan Islam radikal seperti saat AS memenangkan Perang Dingin. Trump juga akan melarang Muslim masuk ke AS karena menurutnya sangat sulit membedakan antara jihadis dan muslim moderat.
Baca juga:
Ini alasan ISIS doakan Trump jadi presiden Amerika
Trump yakin bisa tumpas ISIS dalam sebulan, bila jadi presiden AS
ISIS rayakan kemenangan Trump, sebut AS bakal hancur sendiri
Menebak strategi Donald Trump perangi kelompok Islam radikal