LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Pentolan geng Meksiko diduga dalang pembunuhan jurnalis dibekuk

Tersangka dibekuk itu bernama Juan Carlos 'El Larry' Moreno Ochoa (43). Dia dicokok bersama dua orang lain di Kota Bacobampo, Negara Bagian Sonora, saat natal.

2017-12-26 09:50:58
Meksiko
Advertisement

Aparat kepolisian federal Meksiko dikabarkan berhasil membekuk salah satu dalang pembunuhan terhadap jurnalis setempat, Miroslava Breach (54), pada 23 Maret lalu. Kabarnya dia merupakan seorang pimpinan geng yang beroperasi di Negara Bagian Sonora dan Chihuahua.

Dilansir dari laman Reuters, Selasa (26/12), menurut Gubernur Negara Bagian Chihuahua, Javier Corral, tersangka dibekuk itu bernama Juan Carlos 'El Larry' Moreno Ochoa (43). Dia dicokok bersama dua orang lain di Kota Bacobampo, Negara Bagian Sonora, saat natal.

"Dia adalah dalang perencanaan dan pembunuhan terhadap Miroslava," kata Corral.

Advertisement

Ochoa dikabarkan akan langsung diadili buat mempertanggungjawabkan perbuatannya. Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan dari kuasa hukum Ochoa.

Sedangkan salah satu eksekutor dalam kejadian pembunuhan terhadap Miroslava, Ramon Andres Zavala, sudah terlebih dulu dihabisi pekan lalu di Sonora. Kini, aparat terus memburu pelaku lainnya.

Breach dibunuh dengan cara ditembak delapan kali ketika dia tengah mengeluarkan mobilnya dari garasi rumahnya, di Kota Chihuahua, pada 23 Maret pagi hari waktu setempat. Saat itu, salah satu anaknya tengah berada di dalam mobil dan selamat. Pembunuhnya lantas meninggalkan pesan berupa tulisan di sebuah sobekan kardus ditinggalkan di lokasi kejadian, berbunyi 'karena menjadi pengadu'.

Advertisement

Breach selama ini dikenal sebagai koresponden surat kabar ternama di Meksiko, La Jornada, dan sejumlah koran lain di Chihuahua dan Juarez. Dalam laporannya mendiang pernah mengulas praktik korupsi dan kelindan antara organisasi kejahatan, politikus, serta aparat keamanan.

Tercatat hingga Desember 2017, sudah sepuluh jurnalis Meksiko dibunuh. Alhasil, negara itu diklaim menjadi lokasi paling membahayakan bagi pewarta tahun ini.

(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.