Penikmat seni Hungaria terpesona foto dan lukisan Bali
Pameran ini merupakan promosi kebudayaan Indonesia di Hungaria. Lukisan dan foto diambil oleh seniman lokal yang merupakan pasangan suami istri yang cinta budaya Indonesia, terutama Bali. Pameran lukisan dan fotografi ini akan dihelat sebulan penuh di Hungarian National Museum di Kota Esztergom.
Indonesia merupakan negara dengan beragam budaya yang indah dan memukau mata dunia. Hal ini yang dirasakan para penikmat seni Hungaria saat melihat potret dan lukisan Bali di Galery of Castle, Hungarian National Museum di Kota Esztergom.
Duta Besar RI untuk Hungaria, Wening Esthyprobo yang membuka secara resmi pameran foto dan lukisan Bali tersebut menyampaikan rasa bangganya, karena promosi Indonesia dilakukan oleh seniman terkenal asal Hungaria. Mereka adalah sepasang suami istri, Szuk Norbert dan Dezsery Dorottya.
Pasangan suami istri ini menuangkan rasa cinta terhadap Indonesia melalui lukisan mereka tentang Bali dan Jawa yang digarap Szuk, dan visual fotografi keindahan alam Bali oleh Dezsery.
"Lukisan-lukisan Szuk Norbert tak hanya menggunakan permainan warna dinamis yang berani, tapi juga sangat harmonis dengan guratan-guratan sisi kehidupan penari, profil wayang dan keindahan Pulau Dewata sendiri," ucap Wening, seperti dikutip dari pernyataan tertulis KBRI Budapest, Sabtu (9/10).
Tak hanya itu, mata pengunjung juga terpukau oleh potret hasil karya Dezsery yang seakan membawa pengunjung merasakan sendiri berada di tepi pantai atau di tengah keramaian warga Bali.
Wali Kota Esztergom, Etelek Romanek, juga mengatakan kagum atas keindahan Indonesia yang direfleksikan dalam foto dan lukisan tersebut. Dia bahkan menyatakan kesediaan untuk melakukan kerja sama tidak hanya di bidang seni dan budaya, tapi di sektor lainnya juga.
Selain bekerja sama dengan seniman lokal, pameran lukisan dan fotografi ini juga dibuka oleh penampilan Tari Joged dari Bali yang dibawakan warga Hungaria dibawah asuhan Irda Risidarti, salah satu diaspora Indonesia. Penampilan tari tersebut diiringi dengan permainan rindik Bali yang memukau oleh warga Hongaria mantan penerima Darmasiswa dari Indonesia.
Dari pameran ini, diharapkan promosi tersebut bisa meningkatkan rasa ketertarikan masyarakat Hungaria pada seni dan budaya Indonesia.
"Jangan lupa datang ke Indonesia," tutup Wening dalam sambutannya.
Esztergom merupakan salah satu kota penting bagi industri pariwisata Hongaria dengan salah satu ikon kebanggaan warganya berupa Basilika Esztergom dan pemandangan Sungai Duna yang begitu indah. Selain itu kota ini juga merupakan kota penghubung karena berbatasan langsung dengan Slovakia.
(mdk/ard)