Pengobatan luka khas suku Sudan Selatan, pakai kencing sapi
Sapi maupun kencingnya adalah harta berharga Suku Mundari. Lebih dari 2.500 orang tewas berebut ternak itu
Suku Mundari di Sudan Selatan memiliki kebiasaan unik untuk mengobati penyakit infeksi. Air seni sapi dipercaya dapat menyebuhkan mereka dari infeksi.
Tak hanya itu, suku ini juga percaya menggosokan abu bekas pembakaran ke tubuh mereka akan menghilangkan penyakit kulit.
Kebiasaan unik ini diungkap oleh fotografer Tariq Zaidi. Dalam potret yang dipamerkannya, terlihat bagaikan aktivitas suku Mundari sehari-hari.
Dilansir dari Daily Mail, Selasa (17/5), sebuah potret juga menunjukkan seorang gadis Mundari meminum susu langsung dari sapinya. Sapi sepertinya menjadi harapan hidup suku ini.
"Sapi-sapi mereka merupakan hal terpenting dalam hidup suku Mundari. Dan mereka akan menjaga sapi-sapi itu sebagai barang berharga," kata Zaidi.
Seekor sapi, ungkap Zaidi, berharga USD 500 (setara Rp 6,6 juta).
"Mereka memperlakukan binatang-binatang ini sebagai anggota keluarga mereka," lanjut Zaidi.
Setiap tahun, sedikitnya 350 ribu sapi dan kerbau di Sudan Selatan dicuri, dan sebanyak 2.500 orang tewas baku hantam mempertahankan 'harta' tersebut.
Baca juga:
Yuk, ketahui 6 fakta tentang pengobatan tradisional Cina
Terapi unik warga Mesir sembuhkan rematik dan impotensi
Di Aceh, buah pala bisa dijadikan bahan baku balsem
Menengok pasar jimat para dukun di Afrika
Konsumsi daun kemangi di kala pagi bikin tubuh fit sepanjang hari
Tanaman liar Indonesia ini ternyata bisa jadi obat mujarab