LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Pengobatan barbar, bayi ditato 40 kali oleh dukun

Metode menyakiti bayi ala dukun India, akibat orang tua tak punya uang ke dokter resmi.

2014-12-10 18:42:55
India
Advertisement

Shivani Seheriya, bayi dua bulan di India menderita 40 luka-luka di badannya lantaran ditempelkan pisau panas oleh dukun setempat. Si dukun melakukan hal itu untuk menyembuhkan penyakit paru-paru yang diderita bayi ini. Shivani ketahuan mengidap penyakit pneumonia bulan lalu.

Putus asa tak ada biaya, Somvati Seheriya (22) mencoba pengobatan tradisional untuk bayinya. Dia kemudian membawa bayi perempuannya ke dukun di desanya. Pada 2013 silam, ia kehilangan anak pertamanya lantaran penyakit yang sama. Seperti yang dilansir dari Daily mail, Rabu (10/12).

Dulu ia menolak membawa anak pertamanya pada si dukun. Namun kali ini dia mencoba menyembuhkan anaknya yang baru lahir ini.

Advertisement

Cap besi panas adalah praktik tradisional India dimana kulitnya dibakar dengan batang besi atau logam panas untuk mengobati berbagai kondisi kesehatan. Ini dikatakan sebagai obat untuk penyakit seperti malaria, penyakit kuning, meningitis dan kejang-kejang.

Selama berabad-abad, hal semacam ini dianggap sebagai ritual kesucian agama. Desa-desa di India masih melakukan pratik ini.

Somvati dan suaminya Giru (23) membawa Shivani ke dukun 2 Desember lalu. Si bayi kemudian di bakar perutnya dengan pisau panas sebanyak 40 kali. Dukun itu yakin dengan metode seperti yang dilakukannya, bayi ini akan sembuh dari penyakitnya.

Advertisement

Ucapan si dukun ternyata salah, kondisi Shivani malah semakin buruk. Usai mendapat pengobatan aneh itu, Shivani langsung mengalami demam tinggi. Putus asa dan khawatir akhirnya Somvati membawa anaknya ke rumah sakit setempat.

Usai diperiksa akibat luka bakar yang dideritanya, dokter yang memeriksa Shivani mengatakan selain pneunomia, ia juga menderita Ventrical Septal Defect. Penyakit ini merupakan kondisi dinding antara dua bilik jantung tidak membentuk sebuah lubang.

"Ketika Shivani dibawa ke rumah sakit, kondisinya sudah sangat buruk. Ia sakit parah, sulit bernapas. Luka bakar yang dialaminya di perut malah menambah kesakitan yang diderita bayi mungil ini," ujar dr. Gobind Singh, dokter spesialis yang merawat Shivani.

Semua kegiatan medis terus dilakukan pada Shivani.

"Dengan rahmat Tuhan, saat ini kondisi Shivani telah membaik, ia bahkan sudah bisa minum susu. Penyakit pneunomia memang sering terjadi pada bayi yang baru lahir. Namun sayangnya bayi ini juga menderita kelainan pada jantungnya," lanjut Singh.

Dr. Singh juga menyarankan pada orang tua si bayi agar membawa anak mereka ke rumah sakit perguruan tinggi agar mendapat perawatan dari dokter ahli dan juga biayanya gratis.

Somvati dan Giru berasal dari suku primitif Seheriyas yang masih percaya dukun untuk mengobati penyakit-penyakit yang mereka derita.

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.