Pengadilan Kamboja cabut dakwaan pornografi terhadap sembilan turis asing
Pengadilan Kamboja cabut dakwaan pornografi terhadap sembilan turis asing. Pengadilan Kamboja mencabut tuntutan pornografi yang diberikan kepada sembilan turis asing karena melakukan tarian erotis dalam sebuah pesta kolam renang.
Pengadilan Kamboja mencabut tuntutan pornografi yang diberikan kepada sembilan turis asing karena melakukan tarian erotis dalam sebuah pesta kolam renang. Hanya ada satu orang turis yang akan diadili di Kamboja karena diduga mengorganisir pesta tersebut.
"Pengadilan mencabut tuntutan pornografi terhadap sembilan turis asing. Kesembilan orang tersebut dibebaskan dengan jaminan. Hanya ada satu orang turis asal Inggris yang akan diadili," kata juru bicara pengadilan, Yin Srang, dikutip dari laman Asia One, Selasa (20/2).
"Satu orang turis ditahan atas tuduhan menyewa vila da mengatur pesta kolam renang," tambah kuasa hukum turis tersebut, Ouch Sopheaktra .
Kesepuluh turis itu ditangkap pada 25 Januari di sebuah vila pribadi di kota wisata Siem Reap. Mereka ditahan atas tuduhan memproduksi materi pornografi.
Turis itu berasal dari lima warga Inggris, dua warga Kanada, satu warga Norwegia, satu warga Selandia Baru, dan seorang warga Belanda. Kesepuluh orang itu membantah tuduhan dan mengatakan bahwa mereka hanya mengenakan pakaian seksi namun tidak membuat materi pornografi.
Seperti diketahui, Kota Siem Reap adalah tempat wisata utama di Kamboja. Kota tersebut terkenal dengan pemandangan kehidupan kota yang telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Terkadang, wisatawan yang bertandang ke sana melakukan tindakan yang bertentangan dengan budaya konservatif Kamboja.
Baca juga:
Kamboja deportasi tujuh turis dituding memproduksi pornografi
Menghina raja di Kamboja bisa diganjar lima tahun penjara
Wapres JK dorong percepatan negosiasi kode etik Laut China Selatan
Terima Menlu Kamboja, Wapres JK bahas kerja sama ekonomi hingga pertahanan
10 Turis menari vulgar di Kamboja didakwa memproduksi pornografi