Penembak petugas keamanan istana di Jeddah juga bawa tiga bom bensin
Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengatakan dalam pernyataannya, sebelum terdengar suara letusan senjata sempat terlihat seorang pria keluar dari mobil sedan. Kemudian, melepaskan tembakan ke pasukan Pengawal Kerajaan yang berjaga di depan gerbang barat Istana Perdamaian di Jeddah.
Seorang pria bersenjata menembak secara tak beraturan ke arah petugas keamanan gerbang istana kerajaan di Jeddah, pada Sabtu waktu setempat. Beruntung aksi tersebut lekas dilumpuhkan meskipun dua petugas jaga dinyatakan tewas.
Dikutip dari Antara, Minggu (8/10), berdasarkan laporan media setempat Saudi Press Agency, penyerangan berlangsung sangat cepat. Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengatakan dalam pernyataannya, sebelum terdengar suara letusan senjata sempat terlihat seorang pria keluar dari mobil sedan.
Kemudian, pria tersebut melepaskan tembakan ke pasukan Pengawal Kerajaan yang berjaga di depan gerbang barat Istana Perdamaian di Jeddah, pada pukul 15.15 waktu setempat atau pukul 19.15 WIB.
Mendapatkan serangan, penjaga lainnya melepaskan tembakan balasan dan menewaskan pria bersenjata itu. Meskipun, tembakan brutal pria itu telah menewaskan dua personel keamanan dan melukai dua petugas keamanan lainnya.
Hasil identifikasi sementara, penyerang itu adalah warga negara Arab Saudi berusia 28 tahun. Dalam aksinya, dia menggunakan senapan mesin Kalashnikov serta tiga bom bensin.
Menurutnya, Dinas Keamanan sedang melakukan penyelidikan intensif, dan setiap perkembangan akan diumumkan nanti.
Baca juga:
Letuskan tembakan di Gandaria City, eks dokter RSPAD ngaku senjata pemberian teman
Pria bersenjata serang petugas keamanan di gerbang Istana Jeddah, 2 tewas
Polisi buru 4 pelaku pencurian dan penembakan warga di Tangerang
Cerita polisi asyik mabuk-mabukan hingga tarik pelatuk revolver
Aiptu SA diduga mabuk saat pistolnya meletus mengenai pemandu lagu
Polisi tak sengaja letuskan tembakan kena LC di karaoke diduga terpengaruh miras