LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Penelitian: Patung Liberty sosoknya diambil dari wanita Arab

Sketsa awal menggambarkan Liberty sebagai petani perempuan asal Suez, Mesir. Belakangan diubah jadi sosok dewi

2015-12-03 13:20:31
Amerika Serikat
Advertisement

Peneliti sejarah Amerika Serikat, Edward Berenson, menyatakan Patung Liberty yang kesohor di Kota New York, mengambil inspirasi dari seorang perempuan Arab. Lebih tepatnya, penggambaran petani perempuan asal Kanal Suez, Mesir.

Argumen Berenson didasarkan pada kesaksikan seniman pematung Prancis, Frederic Auguste Bartholdi, yang merancang pembangunan Liberty sepanjang 1870 hingga 1886. Dalam buku hariannya, Bartholdi mengaku terinspirasi sesosok perempuan yang dia temui di Mesir.

Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Kamis (3/12), Bartholdi menemui perempuan itu ketika melawat ke Negeri Piramida pada 1855. Saat itu sedang dimulai proses pembangunan Terusan Suez. Proyek itu, dalam bayangan Bartholdi, merupakan sumbangan bangsa Mesir kepada dunia.

Advertisement

"Dari situ, Bartholdi membuat sketsa awal Liberty berupa sosok petani perempuan berdarah Arab dalam ukuran raksasa. Lambat laun ada perubahan di sana-sini sehingga kita mengenal Liberty sebagai dewi perempuan pembawa obor," kata Berenson.

Beberapa netizen berkomentar, temuan ini merupakan tanda Amerika Serikat dan dunia Arab sudah akrab sejak lama. Mengingat status AS sebagai negara imigran, netizen menyebut seharusnya pemerintahan Barack Obama bersedia menampung lebih banyak pengungsi asal Suriah.

Patung Liberty, yang terletak di pulau kecil dekat pesisir New York adalah salah satu obyek wisata utama AS. Patung ini merupakan hadiah dari pemerintah Prancis kepada pemerintah AS, sebagai sesama negara demokrasi. Patung ini memiliki tinggi 93 meter, dengan berat 204 meter. Untuk mencapai puncaknya, pengunjung harus memanjat 354 anak tangga. Monumen ini dikunjungi setidaknya 4 juta orang per tahun.

Advertisement

Baca juga:
Google Doodle peringati penemuan 'Lucy', leluhur manusia dari Afrika
Letusan dahsyat Gunung Momotombo setelah 110 tahun 'tertidur'
Ini teknologi baru untuk selamatkan manusia 35 tahun akan datang
Aksi humanoid unjuk keahlian di Pameran Robot Internasional di Tokyo

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.