Penegak hukum AS perjuangkan hak hewan sirkus
Menurutnya, hewan-hewan tersebut butuh perlindungan hukum seperti manusia.
Jaksa AS Steven Wise berusaha memperjuangkan hak hewan-hewan sirkus seperti simpanse, kera, gajah, dan paus pembunuh, gorila, juga lumba-lumba. Dia menganggap hewan-hewan tersebut sama seperti manusia yang memiliki hak di bawah hukum.
Wise sudah mengungkapkan pendapatnya pada Konferensi TED di Vancouver, Negara Bagian Amerika. Dalam konferensi tersebut, Wise mengatakan jika dia dan orang-orang yang peduli harus menciptakan hukum perlindungan hewan-hewan tersebut.
"Kera, simpanse, lumba-lumba, gajah, dan yang lainnya sama seperti manusia atau perusahaan. Mereka juga harus dilindungi hukum," katanya seperti dilansir dari situs France24.com, Minggu (22/3).
Wise mengatakan banyak hewan sirkus yang dilihatnya tersiksa.
"Mereka benar-benar adalah budak. Saya menyadari mereka hanya di ekploitasi untuk mendapatkan uang," tegasnya.
Aksi Wise mendapat dukungan dari banyak pihak, terutama para pecinta hewan. Bahkan para hakim yang menyetujui usulnya ini, langsung mengajukan surat perintah di pengadilan masing-masing wilayah agar hewan-hewan tersebut dipindahkan ke tempat perlindungan hewan.
"Dia hakim pertama yang melakukan lompatan ini di Amerika," puji penyuara hak-hak binatang.(mdk/ard)