Pendukung ISIS rayakan serangan bom di Manchester
Pendukung ISIS rayakan serangan bom di Manchester. Para penyokong ISIS menyebut serangan itu sebagai sebuah 'pukulan mengejutkan dan sukses' buat Inggris. Mereka menganggap ledakan bom di konser Ariana Grande itu sebagai balasan atas tindakan militer Negeri Tiga Singa terhadap ISIS di Irak dan Suriah.
Para pendukung kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) merayakan serangan bom di konser penyanyi pop Ariana Grande di Kota Manchester, Inggris hari ini. Dalam peristiwa itu sedikitnya 19 orang tewas dan 50 lainnya luka.
Akun-akun media sosial pendukung ISIS ramai-ramai memajang foto dan pesan berisi serangan bom itu. Meski belum ada pihak mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, polisi Inggris menyatakan mereka menangani insiden ini layaknya serangan terorisme.
Dilansir laman Newsweek, Selasa (23/5), para penyokong ISIS menyebut serangan itu sebagai sebuah 'pukulan mengejutkan dan sukses' buat Inggris. Mereka menganggap ledakan bom di konser Ariana Grande itu sebagai balasan atas tindakan militer Negeri Tiga Singa terhadap ISIS di Irak dan Suriah.
Pengamat terorisme asal Amerika Serikat Michael S. Smith II, menyebut unggahan yang merayakan bom di Manchester tersebut jadi dugaan kuat ISIS terkait dengan serangan itu.
Baca juga:
[Video] Detik-detik terjadinya ledakan bom di konser Ariana Grande
'Darah berceceran di mana-mana, mayat bergelimpangan'
Ariana Grande: Saya benar-benar minta maaf, tak bisa berkata-kata
PM Inggris sebut bom di konser Ariana Grande ulah teroris