Penambang Emas Temukan Mumi Bayi Mammoth Paling Utuh Berusia 30.000 Tahun
Mumi berukuran 1,4 meter ini kemudian diberi nama "Nun cho ga" atau "bayi hewan besar." Analisis menunjukkan mumi bayi mammoth tersebut berjenis kelamin betina dan berusia sekitar satu tahun saat mati.
Seekor mumi bayi mammoth berusia 30.000 tahun ditemukan di permafrost (lapisan tanah beku) oleh seorang penambang emas di Yukon, Klondike, Kanada.
Mumi bayi mammoth ditemukan masih utuh dan terdapat sisa makanan di perutnya karena diawetkan secara sempurna secara alami.
Mumi berukuran 1,4 meter ini kemudian diberi nama "Nun cho ga" atau "bayi hewan besar."
Analisis menunjukkan mumi bayi mammoth tersebut berjenis kelamin betina dan berusia sekitar satu tahun saat mati.
Selain itu, ditemukan juga rumput di perut bayi mammoth ini. Ada kemungkinan ia mati terjebak di lumpur dan makanannya belum dicerna.
Ahli paleontologi Departemen Pariwisata dan Kebudayaan Pemerintah yukon, Grant Zazula, mengatakan ia merasa beruntung bertemu dengan mumi ini.
"Nun cho ga cantik dan salah satu mumi hewan zaman es paling luar biasa yang pernah ditemukan di dunia. Saya bersemangat untuk mengenalnya lebih jauh," ujar Zazula, seperti dilansir laman Live Science.
Jenazah bayi mammoth ditemukan ketika seorang pekerja tambang sedang menggali di dekat sungai yang berada di tambang emas Klondike, di selatan Dawson City, Kanada.
Alat pekerja ini tiba-tiba menabrak sesuatu di lumpur, dan ternyata itu adalah mumi mammoth berusia 30.000 tahun.
Ini bukan pertama kalinya mumi mammoth ditemukan di wilayah tambang emas.
Sisa-sisa anak mammoth yang dijuluki "Effie" sebelumnya pernah ditemukan di tambang emas Alaska, Amerika Serikat, pada 1948.
Mammoth berbulu telah punah 5.000 tahun lalu. Semasa hidupnya, mereka berkeliaran di dataran es kutub utara Eropa, Asia, dan Amerika Serikat.
Reporter magang: Yobel Nathania
(mdk/pan)