Pemimpin Tertinggi Taliban Haibatullah Akhundzada Peringatkan Adanya Penyusup
Pemimpin tertinggi Taliban, Haibatullah Akhunzada, memperingatkan kemungkinan adanya penyusup atau pihak “yang tidak dikenal” di antara kelompok mereka yang “bekerja melawan kehendak pemerintah”.
Pemimpin tertinggi Taliban, Haibatullah Akhundzada, memperingatkan kemungkinan adanya penyusup atau pihak “yang tidak dikenal” di antara kelompok mereka yang “bekerja melawan kehendak pemerintah”.
Peringatan ini disampaikan dalam sebuah pernyataan atas nama Akhundzada yang beredar luas di akun media sosial Taliban pada Kamis.
Akhundzada yang keberadaannya tidak diketahui baru-baru ini dilaporkan menghadiri sebuah acara di kota Kandahar, yang menjadi benteng Taliban. Munculnya Akhundzada di hadapan publik di Kandahar pertama kali sejak Taliban merebut Afghanistan pada 15 Agustus lalu. Namun dilaporkan tidak ada foto yang bersangkutan saat menghadiri acara tersebut.
Sejak Taliban mengambil alih kekuasaan di Afghanistan, para pemimpinnya berulang kali memperingatkan adanya penyusup dan penjahat yang bergabung dalam kelompok tersebut untuk merusak citra mereka.
Pada September, penjabat Menteri Pertahanan Afghanistan, Mullah Mohammad Yaqoob menyuarakan kekhawatiran terkait penyusup ini dalam sebuah pesan audio.
“Ada beberapa orang jahat dan korup yang ingin bergabung dengan kita. Demi mencapai kepentingan mereka sendiri atau merusak citra kita dan membuat kita terlihat buruk,” jelasnya, dikutip dari Al Jazeera, Jumat (5/11).
Yaqoob, putra pendiri Taliban Mullah Mohammad Omar, menambahkan setiap penyusup ini akan ditangani pihaknya.
Dalam beberapa bulan terakhir, Taliban menghadapi serangkaian serangan mematikan dari pesaingnya, termasuk ISIS Khorasan atau ISIS cabang Afghanistan.
Pada Selasa (2/11), sedikitnya 19 orang tewas dalam sebuah serangan di rumah sakit militer di Kabul yang diklaim ISIS-K.
Baca juga:
Tak Ada Unsur Kelalaian dalam Serangan Drone AS Salah Sasaran di Afghanistan
Aksi Tentara Taliban Amankan Rumah Sakit Kabul yang Terkena Ledakan
Taliban Larang Mata Uang Asing di Afghanistan
Komandan Senior Taliban Tewas dalam Serangan Bom ISIS di RS Militer Afghanistan
Pejuang Taliban Luka-Luka Akibat Ledakan di Rumah Sakit Kabul
19 Orang Tewas dalam Ledakan Bom di Rumah Sakit Militer Kabul Afghanistan