LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov Ancam Ukraina: Menyerah Atau Riwayat Kalian Tamat

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyron yang merupakan sekutu Rusia mengatakan dirinya saat ini ada di Ukraina bersama pasukan Negeri Beruang Merah.

2022-03-15 12:17:21
Rusia Serang Ukraina
Advertisement

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyron yang merupakan sekutu Rusia mengatakan dirinya saat ini ada di Ukraina bersama pasukan Negeri Beruang Merah.

Kadyrov yang selama ini dianggap banyak melakukan pelanggaran hak asasi di negaranya mengunggah video di Telegram memperlihatkan dirinya berpakain militer sedang merencanakan operasi di atas sebuah meja di dalam ruangan bersama tentaranya.

Dalam pesan yang dia sampaikan di video, dia mengatakan video itu diambil di Hostomel, pangkalan udara di dekat Kiev yang sudah dikuasai pasukan Rusia di hari pertama serangan ke Ukraina. Sejauh ini klaim Kadyrov belum bisa diverifikasi secara independen.

Advertisement

"Tempo hari kita ada di sekitar 20 kilometer dari Nazi Kiev dan sekarang kita sudah makin dekat," tulis Kadyrov, seperti dilansir laman the Guardian. Dia menyerukan pasukan Ukraina untuk menyerah "atau kalian akan tamat."

"Kami akan perlihatkan orang Rusia mengajari cara berperang lebih baik dari teori asing dan para penasihat militer mana pun," kata dia.

Kadyrov dulunya adalah mantan pemberontak kemudian menjadi sekutu Kremlin dan berkuasa di Chechnya.

Advertisement

Saat Rusia mulai menyerang Ukraina, sejumlah foto beredar di media sosial memperlihatkan alun-laun Ibu Kota Grozny, Chechnya, dipenuhi tentara yang disebut akan berangkat ke Ukraina mendukung Rusia.

Rusia menewaskan ribuan warga sipil dan memborbardir Chechnya dalam dua perang untuk menghancurkan para pemberontak pada 1999 dan awal 2000. Ayah Kadyrov yang kemudian ditunjuk sebagai pemimpin Chechnya oleh Putin kemudian dibunuh pada 2004 setelah baru berkuasa beberapa bulan. Putranya kemudian menggantikannya sebagai pemimpin Chechnya di usia 30 tahun.

Baca juga:
Presiden Ukraina: Kita akan Menang, Kalian Bisa Merasakannya
Jubir Kremlin: Rusia Bisa Kuasai Kota-Kota di Ukraina Tanpa Bantuan China
Rusia Tangkap Hampir Seribu Pengunjuk Rasa Tolak Invasi Ukraina
Dua Orang Ukraina Tewas dalam Serangan Udara Rusia di Ibu Kota Kiev
China Bantah Tudingan AS Soal Rusia Minta Bantuan Militer
"Bagi Mereka yang Gugur, Kami Tak Punya Pilihan Selain Harus Menang"
Pejabat AS Sebut Rusia Minta Bantuan Militer dari China
Secara Hukum Bolehkah WNI Ikut Berperang di Ukraina?

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.