LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Pemerintah Thailand Didesak Umumkan Darurat Nasional karena Polusi Udara Kian Parah

Witsanu Attavanich, seorang dosen di Universitas Kasetsart, mengatakan setiap level polusi udara lebih dari 500 μg/m³, sangatlah berbahaya.

2019-03-30 20:29:05
Thailand
Advertisement

Polusi Udara di Kota Chiang Mai, Thailand, kian parah. Penduduk setempat diimbau untuk tetap berada di dalam bangunan berpendingin udara, dan menghindari semua kegiatan di luar ruang, karena beberapa daerah di Chiang Mai mencatat tingkat PM2,5 --partikel debu yang berpotensi masuk ke aliran darah melalui paru-paru-- melebihi 700 mikrogram per meter kubik (μg/m³) udara pada Sabtu pagi.

Witsanu Attavanich, seorang dosen di Universitas Kasetsart, mengatakan setiap level polusi udara lebih dari 500 μg/m³, sangatlah berbahaya, demikian sebagaimana dikutip dari The Straits Times pada Sabtu (30/3/2019).

Catatan tersebut jauh melampaui kapasitas otoritas lokal untuk mengatasi polusi udara, sehingga pemerintah pusat didesak turun tangan dan menyatakan kondisi darurat nasional, kata Attavanich.

Advertisement

"Level bencana PM2,5 yang sedemikian parah mungkin adalah level tertinggi yang pernah tercatat di Thailand. Hal ini bahkan sangat berbahaya bagi orang sehat sekalipun," lanjutnya.

Namun, sejauh ini tidak ada prosedur darurat yang telah diperintahkan oleh otoritas Provinsi Chiang Mai, kecuali untuk menciptakan "zona aman" di ibu kota setempat.

Profesor Kwanchai Suparatpinyo dari Lembaga Penelitian Ilmu Kesehatan Universitas Chiang Mai mengatakan polusi udara saat ini sangat kritis.

Advertisement

Hasil penelitiannya mengungkap bahwa kebakaran hutan di sekitar Chiang Mai, serta kabut asap dari negara-negara tetangga, menjadi penyebab utama polusi udara tersebut.

Dia mendesak warga, terutama anak-anak kecil, orang tua, wanita hamil, dan mereka yang menderita penyakit kronis, untuk tetap berada di dalam ruangan dan menahan diri dari semua aktivitas di luar ruang.

Sementara itu Departemen Pengendalian Pencemaran (PCD) menempatkan rata-rata PM2,5 selama 24 jam terakhir, antara 36 dan 239 mikrogram per meter kubik udara di sembilan provinsi utara.

Pada Januari lalu, semua sekolah di Bangkok ditutup sementara ketika tingkat PM2,5 mencapai sekitar 70 hingga 120 mikrogram.

Reporter: Happy Ferdian Syah Utomo

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Genjot Ekspor, Japnas Gandeng Organisasi Pengusaha Muda Thailand
Partai Pro-Militer Thailand Memenangkan Hasil Pemilu Dengan 8,4 Juta Suara
Kelelahan, PM Thailand Pasang Infus di Ruang Kantor Sambil Bekerja
Partai Oposisi versus Junta Militer di Pemilu Thailand
Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Sebut Pemilu Dicurangi
Wanita Berleher Panjang Beri Hak Suara untuk Pemilu Thailand

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.