Pelatihan sadis maskapai China, pramugari dipaksa masuk bagasi kabin
Penggojlokan ini dilakukan kepada pramugari yang sudah lulus pelatihan 50 jam terbang. Publik China mengecam
Hampir semua pramugari Maskapai Kunming, di Republik Rakyat China, pasti pernah merasakan tidur di bagasi kepala di kabin. Ini semacam penggojlokan setelah mereka menuntaskan pelatihan 30 hingga 50 jam jam terbang di maskapai tersebut.
Empat tahun terakhir, tradisi absurd ini dilakukan. Namun tahun ini sepertinya maskapai itu tak bisa lagi seenaknya menggojlok pramugari.
Shanghaiist memberitakan, Selasa (13/10), tersebarnya foto-foto penggojlokan di maskapai ini foto-foto pramugari dipaksa tidur di bagasi kabin menghebohkan netizen. Menurut mereka, tindakan ini merupakan sebuah pelecehan terhadap wanita. Di salah satu gambar, malah terlihat pilot ikut berpose dekat pramugari yang digojlok.
"Maskapai tidak seharusnya memperlakukan wanita seperti ini," ujar salah satu pengguna Sina Weibo.
Publik menuntut maskapai untuk meminta maaf kepada para wanita yang telah mereka perlakukan dengan buruk tersebut.
Maskapai Kunming sendiri telah merilis pernyataan bahwa insiden ini terjadi tanpa sepengetahuan mereka. Mereka juga berjanji akan bertanggung jawab mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam pelatihan pramugari.
Netizen sekaligus meminta Presiden China Xi Jinping untuk memperhatikan masalah ini. Pasalnya, Jinping pernah berjanji untuk lebih memperhatikan hak-hak wanita selama memerintah.
(mdk/ard)