LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Pelaku penembakan wartawan AS marah pada diskriminasi kulit hitam

Vester Flanagan (41) pernah jadi wartawan di TV yang sama. Reporter yang dia tembak mati sempat mengejeknya

2015-08-27 10:42:49
Amerika Serikat
Advertisement

Vester Flanagan, pelaku penembakan dua wartawan televisi WDBJ7 Amerika Serikat saat siaran langsung, menyebarkan catatan bunuh dirinya setebal 23 halaman ke Stasiun Berita ABC News, termasuk mencuitkan niatnya berbuat nekat ke Twitter.

Dia juga merekam aksi pembunuhan Alison Parker dan juru kamera Adam Ward. Video yang mengerikan itu turut diunggah ke Internet.

Huffington Post melaporkan, Kamis (27/8), motif Flanagan diduga kuat kebencian pada korban karena diskriminasi ras. Parker (24) sebelum ditembak mati pernah menyatakan ejekan bernada rasis pada pria kulit hitam ini.

Advertisement

Sedangkan juru kamera Ward (27) yang juga terbunuh diketahui tak pernah punya masalah pribadi dengan pelaku. Tapi Ward memang pernah bercerita pada atasannya kalau keberatan meliput bersama Flanagan.

Seperti korbannya, Flanagan adalah mantan wartawan televisi WDBJ7, sebelum dipecat dua tahun lalu. Pria 41 tahun itu mengaku mulai benci pada setiap ucapan rasis sejak terjadi pembantaian di Gereja Charleston, yang menewaskan 8 jemaat berkulit hitam, dua bulan lalu.

"Kenapa aku melakukannya? Aku mulai membeli pistol pada 19 Juni, sedangkan penembakan di gereja terjadi 17 Juni," tulis Flanagan.

Advertisement

Flanagan ternyata pernah diminta menghubungi psikiater oleh redakturnya. Tapi saran itu tak pernah dipenuhi. Flanagan menganggap catatan bunuh dirinya itu manifesto, untuk menginspirasi warga AS lainnya segera melakukan 'perang ras'.

Dalam catatan yang kini diperiksa polisi itu, Flanagan terang-terangan terinspirasi oleh aksi penembakan massal yang pernah terjadi di Negeri Paman Sam. Misalnya insiden pembantaian murid SMA Columbine pada 1999, lalu penembakan asrama Virginia Tech University.

Flanagan meregang nyawa, setelah menembak dirinya sendiri ketika hendak diringkus polisi. Setelah menembak mati dua mantan rekan kerjanya, dia melarikan diri dengan mobil.

Sebelumnya diberitakan, penonton televisi AS terkejut saat siaran langsung wawancara pada pukul 6.54 waktu setempat kemarin, Parker dan juru kamera Ward diberondong tujuh peluru.

Seorang pria, yang kemudian diketahui adalah Flanagan, memegang sesuatu seperti pistol. Dia tampak meninggalkan lokasi dengan santai sebelum sorotan kamera mengarah ke lantai.

Parker berteriak lalu gambar mendadak mengarah miring ke lantai, menandakan terjadi sesuatu dengan juru kamera. Semua adegan itu ikut tersiar ke televisi, sebelum kemudian redaksi memotongnya, beralih ke pembawa acara di studio yang terperangah.

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.