Pekerja mulai pasang arah penunjuk jalan Kedubes AS di Yerusalem
"Yerusalem akan tetap jadi pusat kota bagi orang Yahudi, dan dunia mulai mengakui fakta tersebut," ujar Wali Kota Yerusalem Nir Barkat.
Para pekerja mulai memasang penunjuk jalan baru yang menunjukkan arah Kedutaan Amerika Serikat di Yerusalem, menjelang pembukaanya pada 2 minggu mendatang.
Penunjuk jalan itu menggunakan bahasa Ibrani, Arab dan Inggris.
"Yerusalem akan tetap jadi pusat kota bagi orang Yahudi, dan dunia mulai mengakui fakta tersebut," ujar Wali Kota Yerusalem Nir Barkat, dilansir dari laman Times of Israel, Selasa (8/5).
Israel mengambil kontrol wilayah timur Yerusalem dari Yordania pada tahun 1967, dalam perang enam hari yang direbut secara paksa.
"Ini bukan mimpi, ini adalah sebuah kenyataan," ujar Nir Barkat di Twitternya.
Peresmian kedutaan itu akan dirayakan pada Senin depan, yang bertepatan dengan perayaan 70 tahun berdirinya negara Israel.
Pada 6 Desember lalu, Trump mengumumkan akan memindahkan Kedutaan AS ke Yerusalem. Israel pun berharap hal yang sama juga akan diikuti oleh negara lain.
Presiden Guatemala, Jimmy Morales mengatakan akan memindahkan kedutaan besar negaranya ke Yerusalem pada bulan Mei.
Menyusul Paraguay menjadi negara ketiga, yang juga akan memindahkan kedutaannya. Dikabarkan Presiden Paraguay Horacio Carters akan datang ke Israel untuk membuka kedutaan mereka pada 21-22 Mei.
Baca juga:
PM Shinzo Abe: Jepang tak berencana pindahkan kedutaan ke Yerusalem
Trump akan hadiri pembukaan kedutaan AS di Yerusalem
Dapat tekanan Uni Eropa, Republik Ceko batal pindahkan kedutaannya ke Yerusalem
Situs Israel diretas, deklarasikan Yerusalem sebagai ibu kota Palestina
Israel loloskan undang-undang cabut hak tinggal warga Palestina di Yerusalem
Aksi demo perempuan Palestina dibalas tembakan gas air mata Israel
Ikuti AS, Guatemala akan pindahkan kedubesnya ke Yerusalem