LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Paus Leo XIV Kritik Sistem Ekonomi yang Abaikan Martabat Manusia di Misa Natal Perdananya

Paus Leo XIV menegaskan pentingnya menjaga martabat manusia agar tidak terkorbankan oleh sistem ekonomi yang tidak adil.

Kamis, 25 Des 2025 19:25:00
natal
Ia mengajak semua pihak yang berkehendak baik untuk menghormati setidaknya satu hari perdamaian pada Hari Natal, tanpa senjata dan kekerasan. Tampak dalam foto, Paus Leo XIV menyampaikan pesa (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Paus Leo XIV merayakan misa Natal pertamanya sebagai pemimpin Gereja Katolik di Basilika Santo Petrus, Vatikan. Perayaan ini menjadi sangat berarti bagi Paus yang berasal dari Amerika Serikat (AS) ini, setelah terpilih pada Mei 2025 dan untuk pertama kalinya menyampaikan pesan Natal dari takhta kepausan.

Dalam homilinya yang berlangsung pada malam Rabu (24/12/2025), Paus Leo XIV menekankan bahwa Natal adalah perayaan “iman, kasih, dan harapan.” Dia juga mengingatkan bahwa martabat manusia tidak seharusnya dikorbankan oleh sistem ekonomi yang terdistorsi.

Selain itu, dia menyerukan perdamaian global di tengah berbagai konflik yang masih berlangsung di banyak belahan dunia, seperti yang dikutip dari laman DW Indonesia pada Kamis (25/12).

“Ekonomi yang terdistorsi membuat kita memperlakukan manusia sebagai barang dagangan semata, Tuhan menjadi seperti kita, menunjukkan martabat tak terbatas setiap orang,” kata Paus Leo XIV.

Advertisement

“Di mana ada ruang bagi manusia, di situ ada ruang bagi Tuhan,” tambahnya.

“Bahkan kandang pun dapat menjadi lebih suci daripada kuil,” ujarnya.

Advertisement

Tentang Migran dan Kelompok Miskin

Ribuan umat Katolik dilaporkan menghadiri misa Natal di Basilika Santo Petrus dan Lapangan Santo Petrus. Beberapa layar besar disediakan untuk umat yang tidak bisa masuk ke dalam basilika.

Sebelum misa dimulai, Paus Leo XIV menyapa umat yang hadir dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran mereka.

Paus Leo XIV menjadikan perhatian terhadap migran dan kelompok miskin sebagai tema utama di awal masa kepemimpinannya. Ia menyatakan bahwa kelahiran Yesus mencerminkan kehadiran Tuhan dalam setiap diri manusia.

“Di bumi, tidak ada ruang bagi Tuhan jika tidak ada ruang bagi sesama manusia. Menolak yang satu berarti menolak yang lain,” ungkap Paus dalam misa khidmat tersebut, yang dihadiri oleh sekitar 6.000 orang di dalam basilika.

Kenang Paus Fransiskus

Paus Leo XIV dikenal dengan pendekatan kepemimpinan yang lebih tenang dan moderat dibandingkan pendahulunya, Paus Fransiskus, yang meninggal dunia pada April 2025. Dalam homilinya, Paus Leo XIV mengenang kembali sosok Paus Fransiskus yang telah membuka Tahun Suci pada Natal 2024 meskipun dalam keadaan kesehatan yang menurun.

Ia menyatakan bahwa pesan harapan yang disampaikan oleh pendahulunya tetap relevan di tengah berbagai tantangan global yang dihadapi saat ini. Misa tersebut dihadiri oleh banyak tokoh tinggi Gereja Katolik, para diplomat, serta sekitar enam ribu umat. Upacara berlangsung dengan khidmat, memperlihatkan perpaduan antara musik tradisional dan simbol-simbol liturgis, termasuk penempatan patung bayi Yesus di palungan.

Seruan Perdamaian di Tengah Konflik Global

Pada Selasa (23/12), Paus Leo XIV juga mengeluarkan seruan untuk gencatan senjata selama 24 jam di seluruh dunia. Ia menyampaikan rasa sedih yang mendalam atas penolakan Rusia terhadap usulan gencatan senjata di Ukraina.

Paus mengajak semua individu yang memiliki niat baik untuk menghormati setidaknya satu hari perdamaian dalam rangka merayakan kelahiran Yesus Kristus. Selain itu, Paus juga menyampaikan harapan akan kemajuan dalam upaya perdamaian antara Israel dan Palestina.

Seruan ini selaras dengan pernyataan para pemimpin gereja Kristen di Yerusalem yang sebelumnya mengingatkan bahwa meskipun ada jeda kekerasan di Gaza, situasi di kawasan tersebut tetap rapuh dan memerlukan pendekatan yang realistis.

Pada Hari Natal, Paus Leo XIV dijadwalkan untuk memimpin misa tambahan dan memberikan berkat Urbi et Orbi dari balkon Basilika Santo Petrus. Dalam pesan tradisional ini, Paus biasanya menyoroti berbagai konflik global dan menyerukan perdamaian dunia.

Advertisement

Perayaan Natal 2025 juga sekaligus menandai berakhirnya Tahun Suci Gereja Katolik, yang selama setahun terakhir telah menarik jutaan peziarah ke Roma.

Berita Terbaru
  • Wapres Gibran Janji Benahi Tata Kelola MBG dan Kopdes Merah Putih: Lebih Efisien dan Bebas Korupsi
  • Bestari Barus Klaim Ribuan Orang Login PSI karena Efek Jokowi
  • Dari Mesin Gol hingga Raja Umpan, Inilah Pemain dengan Catatan Statistik Paling Mentereng di BRI Super League
  • Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Pesan Khusus untuk Tahun Depan
  • Pemerintah Dorong Kemitraan Koperasi dengan Swasta untuk Gerakkan Ekonomi Rakyat
  • berita update
  • natal
  • paus leo xiv
  • sistem ekonomi
Artikel ini ditulis oleh
Editor Dani Mardanih
D
Reporter DW, Teddy Tri Setio Berty
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.