Paus Fransiskus akui kesalahan dalam menangani kasus pelecehan seksual di Chili
Chili diguncang oleh kasus Uskup Juan Barros atas tuduhan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.
Paus Fransiskus mengakui bahwa ia telah membuat kesalahan serius dalam penilaian dan persepsi tentang krisis pelecehan seksual di Chili, dan akan bertemu dengan para korban dan uskup dalam upaya untuk menyembuhkan luka para korban akibat skandal yang disebabkan ke Gereja Katolik.
"Saya minta maaf kepada semua orang yang telah saya sakiti dan saya harap dapat bertemu secara pribadi dengan para korban dalam beberapa minggu ke depan," katanya dalam sebuah surat kepada uskup di Chili yang dibawa oleh penyidik kejahatan seksual Vatikan, dikutip dari Reuters, Kamis (12/4).
Chili diguncang oleh kasus Uskup Juan Barros atas tuduhan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.
Paus Fransiskus yang mengunjungi Chili pada bulan Januari, pada awalnya sangat membela Barros, mengatakan dia adalah sasaran fitnah. Namun kemudian paus mengutus Archbishop Charles Scicluna dari Malta, penyelidik kejahatan seksual Vatikan, ke Chili dan New York untuk mewawancarai para korban.
Paus memberi tahu para uskup bahwa dia ingin membahas temuan Scicluna dengan mereka dan meminta kerja sama mereka untuk membangun kembali ketenangan di Gereja Chili dan membangun kembali keadilan.
Baca juga:
Momen Paus Fransiskus basuh dan cium kaki narapidana di Roma
Erdogan temui Paus Fransiskus di tengah gelombang unjuk rasa
Paus Fransiskus: 2017 Tahun perang, kebohongan, dan ketidakadilan
Paus Fransiskus sampaikan pesan Natal soal Yerusalem dan para imigran
Misa Malam Natal, Paus Fransiskus bicara soal pengungsi Rohingya