LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Paus Fransiskus akan kunjungi Tanah Suci pada Mei mendatang

Pada 24 sampai 26 Mei, Paus Fransiskus rencananya akan melakukan perjalanan ke Ibu Kota Amman, Yerusalem, dan Betlehem.

2014-01-06 07:35:00
Paus Fransiskus
Advertisement

Paus Fransiskus kemarin mengumumkan dia akan mengunjungi situs-situs di Tanah Suci, seperti di Yordania, Israel, dan wilayah Palestina pada Mei mendatang. Ini menjadi perjalanan pertamanya ke kawasan itu sebagai Paus.

Pada 24 sampai 26 Mei, Paus asal Argentina itu akan melakukan perjalanan ke Ibu Kota Amman, Yerusalem, dan Betlehem untuk menandai 50 tahun tonggak bersejarah perjalanan ke kawasan itu yang dilakukan Paus Paulus VI pada 1964, yang merupakan perjalanan pertama dilakukan seorang Paus di zaman modern. Tradisi ini kemudian dilanjutkan Paus Yohanes Paulus II yang mengunjungi Tanah Suci pada tahun 2000, dan Paus Benediktus XVI di tahun 2009, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Ahad (5/1).

Paus Fransiskus, yang telah membuat banyak seruan bagi perdamaian di Timur Tengah sejak terpilih sebagai pemimpin umat Katolik sejagat pada Maret tahun lalu, mengumumkan rencana perjalanannya itu di depan ribuan jemaat yang memadati Lapangan Basilika Santo Petrus dalam pesan Mingguannya. Dia diundang oleh Presiden Palestina Mahmud Abbas dan Presiden Israel Simon Peres.

Advertisement

Banyak situs Kristen terletak di Tanah Suci seperti di wilayah Galilea di Israel. Tetapi di Betlehem, yang dihormati sebagai tempat kelahiran Yesus, berada di Tepi Barat yang diduduki Israel, di Wilayah Palestina.

Sementara Gereja Makam Kudus, tempat di mana Yesus dikatakan telah dikuburkan dan yang juga akan dikunjungi Paus, terletak di Yerusalem Timur, di mana bangsa Palestina ingin menjadikan wilayah itu sebagai bagian dari negara mereka di masa depan.

Tim perunding dari Palestina dan Israel mulai melanjutkan perundingan damai secara langsung pada akhir bulan Juli tahun lalu, setelah tiga tahun menemui jalan buntu. Vatikan telah mendesak kedua belah pihak untuk membuat keputusan 'berani dan menentukan' untuk bergerak lebih dekat bagi terciptanya perdamaian, dengan bantuan dari masyarakat internasional.

Advertisement

Baca juga:
Biarawati di Spanyol hiraukan panggilan telepon Paus Fransiskus
Banyak taipan Amerika tidak suka Paus Fransiskus
Paus dinobatkan sebagai Pria Berpakaian Terbaik Tahun Ini
Paus imbau kaum ateis ikut upaya perdamaian buat Suriah
Paus beri kado Natal kepada 2.000 imigran

(mdk/fas)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.