LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Partai Oposisi Terkuat di Thailand Dibubarkan

Putusan terhadap partai klan Thaksin Shinawatra itu diberikan oleh komite yang terdiri dari sembilan orang hakim. Terkait pembubaran, seluruh hakim bersuara bulat.

2019-03-08 17:38:36
Thailand
Advertisement

Mahkamah Konstitusi Thailand kemarin memerintahkan pembubaran Raksa Chart Party partai oposisi itu sempat mencalonkan Putri Ubolratana, adik Raja Thailand, sebagai perdana menteri.

"Pengadilan telah memerintahkan agar partai dibubarkan," kata Taweekiet Meenakanit, hakim kasus itu. Mahkamah juga melarang 14 eksekutif partai dari kegiatan politik selama satu dekade.

Putusan terhadap partai klan Thaksin Shinawatra itu diberikan oleh komite yang terdiri dari sembilan orang hakim. Terkait pembubaran, seluruh hakim bersuara bulat. Sedangkan mengenai pelarangan aktivitas politik bagi pimpinan partai diajukan oleh tiga orang saja, sebagaimana dikutip dari Aljazeera pada Kamis (7/3).

Advertisement

Saat sidang berlangsung, kepolisian Thailand menerjunkan lebih dari 1.000 petugas di dalam dan sekitar pengadilan, mengamankan daerah itu sebelum putusan dikeluarkan.

Pemimpin Raksa ChartParty, Preechapol Pongpanich mengatakan kepada media bahwa partainya menerima putusan itu.

"Kami semua memiliki niat baik untuk negara ini," kata Preechapol.

Advertisement

Sementara itu, pendukung tampak menangis. Mereka mengatakan akan mendukung partai oposisi lainnya.

Sebagaimana diketahui bahwa Raksa Chart Party bukanlah satu-satunya partai yang memiliki kedekatan dengan klan Thaksin Shinawatra. Terdapat partai lain namun lebih kecil. Mereka memiliki posisi yang sama dalam usaha mengalahkan mantan pemimpin junta militer Prayut Chan-o-cha.

"Struktur polarisasi di Thailand dengan adanya Thaksin dan apa yang mereka perjuangkan sebagai "garis patahan" tetap kurang lebih sama," kata Thitinan Pongsudhirak, ilmuwan politik dari Universitas Chulalangkorn.

Thitinan juga menggarisbawahi bahwa pelarangan Raksa Chart Party bukan berarti akan menambah suara bagi partai pro-militer.

Reporter: Siti Khotimah

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Putri Thailand Minta Maaf karena Calonkan Diri Jadi Perdana Menteri
Putri Ubolratana Dicoret dari Daftar Kandidat PM Thailand
Raja Thailand Kecam Pencalonan Kakaknya sebagai Perdana Menteri
Putri Kerajaan Thailand Maju Jadi Calon Perdana Menteri
Thailand Larang Kampanye Terbuka, Persaingan Pindah ke Media Sosial
Warga Thailand turun ke jalan peringati 4 tahun kudeta militer, desak pemilu segera

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.