LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Paris kembali diteror, pria bersenjata tembak mati polisi

Paris kembali diteror, pria bersenjata tembak mati polisi. Serangan teror kembali terjadi di Paris. Seorang pria menembak mati petugas kepolisian yang sedang berpatroli, ulahnya membuat situasi di ibu kota Prancis tersebut mencekam. Pelaku akhirnya tewas diterjang timah panas dari polisi.

2017-04-21 10:42:08
paris
Advertisement

Serangan teror kembali terjadi di Paris. Seorang pria menembak mati petugas kepolisian yang sedang berpatroli, ulahnya membuat situasi di ibu kota Prancis tersebut mencekam.

Dilansir the Washington Post, Jumat (21/4), penembakan itu berlangsung di lokasi paling ikonik di kota tersebut, yakni Champs-Élysées. Aksi teror ini hanya berselang dua hari sebelum Pemilihan Presiden yang akan dilakukan pada Minggu (23/4) mendatang.

Usai menembak mati polisi, pelaku teror langsung menjadi buruan petugas. Petugas langsung menutup seluruh akses jalan raya, memberi garis pada restoran dan toko kelas atas, serta mengerahkan sebuah helikopter untuk memantau pergerakan tersangka.

Penembakan itu membuat sejumlah orang di sekitar lokasi panik dan berebut mencari tempat perlindungan. Serangan itu berlangsung beberapa saat sebelum 11 capres menjalani debat terakhir mereka yang disiarkan langsung jaringan televisi France 2.

Pelaku ditembak mati saat mencoba melarikan diri dengan berjalan kaki; sementara dua polisi dan seorang saksi terluka. Untuk memastikan tidak ada serangan lanjutan, polisi melakukan penyisiran di beberapa lokasi.

Mendekati tengah malam, Presiden Francois Hollande kembali mengumumkan negara dalam keadaan darurat, serta menyebut serangan itu sebagai aksi teror.

Negara Islam irak dan Suriah (ISIS) menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut. Dalam keterangan resmi yang dicantumkan lembaga berita Amaq, kelompok ini mengungkap nama samaran pelaku, yakni Abu Yusuf al-Beljiki, warga Belgia atau lama tinggal di Belgia.

Namun pemerintah Belgia mengaku tidak mendapatkan informasi soal sosok yang disebut ISIS itu.

Melalui situs yang sama, ISIS menyebut penembakan yang menewaskan seorang polisi itu sebagai serangan 'di tengah jantung Paris'.

Baca juga:
Rencana teror jelang Pilpres Prancis digagalkan, 2 orang dibekuk
Deretan serangan teror yang bikin geger Eropa
Ini momen mendebarkan pria rebut senjata tentara di bandara Paris
Suasana mencekam di bandara Paris usai insiden penembakan
Teror bom amplop, polisi sampai tentara kepung kantor IMF Paris

Advertisement
(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.