LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Pangeran Muhammad bin Salman Penuhi Permintaan Narendra Modi Bebaskan 850 Warga India

Pada Januari 2019, 2.224 orang India berada di penjara Arab Saudi karena terlibat berbagai kejahatan seperti pembunuhan, penculikan, penyuapan, dan kasus narkoba dan alkohol.

2019-02-21 15:54:35
Muhammad bin Salman
Advertisement

Setelah Pakistan, Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Muhammad bin Salman atau MBS mengunjungi India sebagai rangkaian lawatannya ke negara-negara Asia. Dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri India Narendra Modi, MBS memenuhi permintaan Modi untuk membebaskan 850 warga India yang ditahan di Arab Saudi.

Hal ini diungkapkan Kementerian Luar Negeri India, dilansir dari Aljazeera, Kamis (21/2). Tahanan warga berkebangsaan India merupakan terbesar dibandingkan tahanan dari negara lain. Pada Januari 2019, 2.224 orang India berada di penjara Arab Saudi karena terlibat berbagai kejahatan seperti pembunuhan, penculikan, penyuapan, dan kasus narkoba dan alkohol.

Diperkirakan sekitar 2,7 juta warga India tinggal di Arab Saudi. Mereka kebanyakan bekerja di bidang konstruksi, pekerja domestik, dan ritel.

Advertisement

"Atas permintaan Perdana Menteri Narendra Modi, yang mulia putra mahkota Arab Saudi telah memerintahkan pembebasan 850 tahanan warga India yang ditahan di penjara-penjara Saudi," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri India di Twitter.

Pada Senin (18/2), Arab Saudi juga memerintahkan pembebasan 2.100 warga Pakistan dari penjara. Dalam kunjungannya ke Pakistan, Minggu (17/2), Arab Saudi menandatangani perjanjian investasi senilai USD 20 miliar. Di India, Rabu (20/2), MBS berharap peluang investasi di India akan bertambah dari USD 100 miliar dalam dua tahun ke depan.

Dalam lawatannya ke Asia, MBS juga akan mengunjungi China, sebagai bagian dari upaya untuk membangun kembali reputasinya di luar negeri pasca dikaitkan dengan pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi pada Oktober lalu. Pemerintah Arab Saudi menyangkal tuduhan bahwa MBS memerintahkan pembunuhan Khashoggi di konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki. Saudi pun telah menahan 11 tersangka yang diduga terlibat dalam pembunuhan keji itu.

Advertisement

Baca juga:
Ketika Kejahatan Berbasis Kebencian terhadap Agama Merajalela di India
Pakistan Minta Bantuan PBB Redakan Ketegangan di Kashmir
India-Pakistan Makin Panas, Wilayah Kashmir Kian Mencekam
Tabrakan di Udara, Dua Jet Aerobatik India Hancur Lebur
Dua Pesawat Jet India Bertabrakan di Udara
Ridwan Kamil Minta Perayaan 70 Tahun Hubungan Indonesia-India Usai Pilpres

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.