Palang Merah Singapura Bakal Sumbang Rp 530 Juta Buat Korban Tsunami Selat Sunda
SRC dikatakan bakal membantu upaya pemulihan dan mendanai pembelian perlengkapan darurat seperti mesin penyedia air bersih, selimut, matras, dan perlengkapan rumah tangga.
Palang Merah Singapura (SRC) hari ini mengatakan akan menyumbangkan dana sebesar SUSD 50.000 atau setara Rp 530 juta bagi korban terdampak tsunami Selat Sunda.
Dilansir dari laman Channel News Asia, Senin (24/12), SRC dikatakan bakal membantu upaya pemulihan dan mendanai pembelian perlengkapan darurat seperti mesin penyedia air bersih, selimut, matras, dan perlengkapan rumah tangga.
Palang Merah Indonesia (PMI) juga sudah menggelar upaya pencarian dan penyelamatan dengan mengerahkan 22 ambulans dan petugas medis.
PMI juga menyediakan 14 truk air, lima mobil klinik serta dua helikopter untuk kondisi darurat.
"SRC masih menjalin hubungan dengan PMI dan lembaga lainnya serta mengerahkan dua personel di lapangan untuk mendistribusikan bantuan dan penilaian," kata pernyataan SRC.
"Tim itu akan berangkat besok atau dua hari lagi untuk membantu PMI dalam tugas pemulihan," kata SRC.
"Selain barang keperluan mendesak, tim personel juga dibutuhkan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya wabah penyakit di wilayah terdampak," ujar SRC.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gelombang tsunami di Selat Sunda dan melanda kawasan Banten dan Lampung dipicu erupsi vulkanik Anak Gunung Krakatau. BMKG mencatat kekuatan tremor Anak Gunung Krakatau yang memicu tsunami memiliki kekuatan setara magnitudo 3,4.
Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Senin pukul 07.00 WIB, bencana tsunami Selat Sunda ini mengakibatkan 281 orang meninggal dunia, 1.016 orang mengalami luka-luka, 57 orang hilang dan 11.687 orang mengungsi yang tersebar di lima kabupaten yakni Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran.
Baca juga:
Basarnas Banten Kehabisan Kantung Jenazah
Cerita Kegelisahan Istri Mencari Tahu Nasib Bani Seventeen saat Tsunami Banten
TNI Evakuasi Korban Tsunami Banten Mengapung di Laut
Kondisi Panggung Seventeen yang Hancur Dihantam Tsunami di Tanjung Lesung
Sebelum Terjadi Tsunami Banten, Warga Lihat Air Laut Surut Sejauh 20 Meter
Istri Ifan Seventeen, Dylan Sahara Ditemukan Tewas Akibat Tsunami Banten