LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Pakistan panggil Dubes AS karena cuitan Trump soal lindungi teroris

Pemerintah Pakistan menyangkal tuduhan dilayangkan oleh Trump. Mereka menyatakan selama ini sudah sangat banyak membantu Amerika Serikat dengan melawan Al Qaidah, tetapi akhirnya hanya dianggap sebagai sahabat yang tidak jujur.

2018-01-02 22:50:17
Pakistan
Advertisement

Pemerintah Pakistan berang dengan tudingan dilontarkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menganggap mereka melindungi kelompok teroris dan mengancam bakal memangkas bantuan jutaan dollar. Alhasil, Duta Besar AS untuk Pakistan, David Hale, mendadak dipanggil oleh Kementerian Luar Negeri Pakistan sebagai balasan atas pernyataan Trump.

Dilansir dari laman AFP, Selasa (2/1), kabar pemanggilan terhadap Hale disampaikan oleh juru bicara kedutaan besar AS di Ibu Kota Islamabad. Namun, mereka enggan membeberkan isi pembicaraan dalam pertemuan itu.

Kementerian Luar Negeri Pakistan juga belum memberikan tanggapan tentang pernyataan Trump. Hanya saja, Perdana Menteri Shahid Khaqan Abbasi langsung menggelar rapat mendadak dengan Dewan Keamanan Nasional. Dia memanggil sejumlah panglima dan perwira senior angkatan bersenjata, serta sejumlah pejabat tinggi.

Advertisement

Pemerintah Pakistan menyangkal tuduhan dilayangkan oleh Trump. Mereka menyatakan selama ini sudah sangat banyak membantu Amerika Serikat dengan melawan Al Qaidah, tetapi akhirnya hanya dianggap sebagai sahabat yang tidak jujur.

Sejak peristiwa teror Gedung World Trade Centre di Kota New York pada 11 September 2001, Amerika Serikat merangkul Pakistan buat memerangi Al Qaidah dan Taliban. Namun, AS dan Afghanistan menuduh kalau Pakistan justru mendukung dan membina Taliban dan sejumlah kelompok bersenjata lain. Contohnya adalah kelompok bersenjata Haqqani. Kelompok itu dipimpin oleh Wakil Pemimpin Taliban, Sirajuddin Haqqani, dan beroperasi di wilayah semi otonomi dihuni sejumlah suku di sebelah barat laut Pakistan.

Pihak AS menganggap kelompok itu bertanggung jawab atas sejumlah nyawa prajurit yang tewas dalam serangan dan penyergapan. Mereka juga menuduh kalau badan intelijen Pakistan sengaja memelihara kelompok Haqqani. Diduga mereka melakukan itu supaya Afghanistan mau menjadi sekutu buat menandingi seteru mereka, India. Kendati demikian, Pakistan mengklaim sudah mengusir milisi Haqqani dari kawasan itu dalam operasi militer digelar empat tahun lalu.

Advertisement

India juga mencoba merayu Afghanistan supaya mau berpihak kepada mereka menghadapi Pakistan. Caranya adalah dengan membangun fasilitas umum seperti jalan hingga bendungan. Bahkan mereka juga membantu membuatkan gedung parlemen dan melatih pasukan Afghanistan.

Pakistan menganggap AS tidak berkaca kalau penduduk di negara itu banyak yang tewas karena program melawan kelompok teroris. Mereka kini mulai merapat kepada China karena berani memberi hibah dan menanamkan modal miliaran dolar.

Baca juga:
Sebut Pakistan sarang teroris, Trump tunda bantuan senilai Rp 3,3 triliun
Militer Pakistan sebut tentara India tembak mati tiga prajuritnya
ISIS klaim bertanggung jawab serangan bom gereja Pakistan yang tewaskan 8 orang
Gereja di Pakistan diserang bom, 4 tewas
Kepanikan jemaah gereja di Pakistan saat diserang kelompok bersenjata

(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.