LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Orang kaya China sedang keranjingan memelihara monyet mini langka

Hobi ini melanggar hukum, karena satwa Marmoset yang dibanderol Rp 61 juta itu ditangkap ilegal dari Amazon

2016-02-11 15:48:35
China
Advertisement

Sebuah tren anyar merebak di kalangan masyarakat kelas atas Republik Rakyat China. Mereka berbondong-bondong memelihara monyet sebesar jempol manusia asal hutan Amazon, Brasil, sebagai penanda status sosial.

Monyet yang dipelihara memang bukan jenis pada umumnya. Primata berjenis Marmoset ini merupakan yang terkecil di dunia. Per ekor dibanderol 30 ribu Yuan atau setara dengan Rp 61,2 juta.

Dalam praktiknya, kepemilikan hewan ini terhitung ilegal karena Marmoset adalah satwa langka di Kawasan Amazon. Selain itu, sudah pasti monyet mini diperoleh melalui jalur penyelundupan ke China.

Advertisement

Namun konglomerat maupun orang kaya baru di China tetap saja berbondong-bondong melanggar hukum, demi memiliki hewan dianggap membawa peruntungan itu. Apalagi permintaan monyet mini meningkat karena kalender China kali ini adalah Tahun Monyet Api.

Advertisement

Marmoset jadi peliharaan kaum jetset China (c) 2016 Merdeka.com/Shanghaiist



Berdasarkan laporan harian People's Daily, Kamis (11/2), primata kecil ini di Tiongkok disebut 'monyet jempol'. Tren memelihara Marmoset beberapa bulan ini menggeser pesona cincin berlian yang biasanya menjadi klangenan kaum jetset Negeri Tirai Bambu.

Jejaring sosial China, Weibo, juga menangkap unggahan dari seorang pemilik toko perhiasan bernama Chen. Dia mencoba memamerkan hadiah tahun barunya yakni seekor monyet jempol bernama Xiao Shen.

Chen juga tak lupa memperlihatkan harga dari peliharaannya tersebut dengan menulis angka 30 ribu yuan, tentu tanpa peduli akan legalitas dari primata kecil tersebut.

Menyinggung tren melanggar hukum ini, pejabat senior Dinas Perlindungan Hewan Beijing berjanji melakukan pengawasan.

"Namun memang harus dilihat terlebih dahulu bagaimana cara menyelamatkan monyet asing ini dari cengkeraman bisnis uang di sekitarnya," ujarnya.

Baca juga:
Pygmy Marmoset, primata terkecil di dunia
Elang Jawa, Gelatik Jawa, Curik Bali terancam punah
Wijayakusuma, ratu malam pembawa berkah raja-raja Jawa
Flora & jamur unik ini bakal bikin kamu kagum akan kebesaran Tuhan
Ini Wisdom, albatros yang jadi burung tertua di dunia di usia 64
Gara-gara bunga, departemen pendidikan Hong Kong dihujat

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.