LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Orang Amerika dinilai lebih religius ketimbang orang Eropa

"Islam di Amerika Serikat justru lebih bebas berekspresi," ujar Guru Besar UIN Jakarta Azyumardi Azra.

2015-11-19 19:26:42
Amerika Serikat
Advertisement

Guru Besar Universitas Islam Nasional Syarif Hidayatullah Jakarta Azyumardi Azra mengatakan orang-orang Amerika jauh lebih religius dibanding orang Eropa. Dia mengatakan hal itu dia lihat sendiri ketika berada di Amerika Serikat saat menuntut ilmu di sana.

Dalam lingkungan agama, orang AS sebenarnya tidak rasis. Azyumardi mengatakan, selama dia tinggal di Negeri Paman Sam itu, Islam justru bebas berekspresi di sana.

"Di sana (Amerika Serikat), Islam di Amerika Serikat justru lebih bebas berekspresi. Kalian para wanita boleh menggunakan jilbab, namun jangan memakai cadar, karena dianggap seperti tidak mau bersosialisasi," ucapnya saat mengisi acara diskusi di pusat kebudayaan AS, @america, Jakarta, Kamis (19/11).

Dia mengatakan di Kolombia, ada hall khusus untuk orang Islam menjalankan ibadah salat Jumat. Dan para non-Muslim di sana menghargai semua kegiatan Islami yang dilakukan para Muslim.
‎
Di AS memang banyak yang beragama Kristen Protestan, walaupun begitu, mereka menghargai agama satu sama lain.

"Yang kalian lihat atau baca di media mengenai mereka yang rasis sebenarnya tidak mencerminkan orang AS sendiri. Itu hanya segelintir, jika kalian pernah ke sana, kalian akan merasakan toleransi beragama yang kuat," jelas dia.

Azyumardi juga mengungkapkan, tindakan di Paris yang dilakukan kelompok teror Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) hanya tindakan orang-orang senewen. Bagi dia, orang-orang seperti itu ada di mana saja.
‎
"Itu tindakan orang-orang senewen. Mereka bisa berbuat hal demikian di mana saja. Namun perlu diingat, tidak ada agama yang membenarkan kekerasan terjadi," serunya.‎(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.