Oposisi Suriah setuju hadiri pembicaraan damai Jenewa
Ini adalah pertama kalinya kelompok oposisi secara keseluruhan telah berkomitmen untuk usulan konferensi damai itu.
Koalisi Nasional Suriah hari ini setuju untuk berpartisipasi dalam perundingan damai di Jenewa yang bertujuan untuk mempertemukan kelompok oposisi dan rezim Presiden Suriah Basyar al-Assad demi membuat pemerintahan transisi dan mengakhiri konflik Suriah sudah berlangsung lebih dari dua tahun itu.
Tapi pernyataan dari kelompok oposisi Suriah itu juga menyebutkan kondisi yang harus dipenuhi sebelum adanya pembicaraan, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Senin (11/11), mengutip laporan Reuters.
Ini adalah pertama kalinya kelompok oposisi secara keseluruhan telah berkomitmen untuk usulan konferensi damai itu.
Koalisi Nasional Suriah menyatakan harus ada sebuah jaminan bahwa badan bantuan akan diizinkan masuk ke daerah-daerah yang terkepung, melepaskan tahanan politik, dan konferensi politik apapun harus menghasilkan transisi politik.
Koalisi Nasional mencapai keputusan mufakat setelah dua hari menggelar diskusi.
"Apa yang bisa kita lakukan adalah berharap bahwa pembicaraan (Jenewa) ini akan berakhir dengan kepergian Basyar al-Assad," kata Adib Shishakly, seorang anggota koalisi, seperti dikutip Reuters.
Brigade utama kelompok oposisi telah menyatakan penentangan mereka terhadap proses Jenewa jika konferensi itu tidak mengakibatkan pelengseran Assad, dan ada yang mengatakan mereka akan menuduh siapa saja yang menghadiri pembicaraan internasional itu dengan sebutan pengkhianat.
(mdk/fas)