LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Obama kutuk pelaku penembakan di gereja Charleston seorang biadab

Dylan Roof (21) sang pelaku tunggal, punya ideologi rasis dan sengaja incar jemaat kulit hitam di gereja itu

2015-06-19 12:43:07
Amerika Serikat
Advertisement

Peristiwa penembakan menewaskan sembilan jemaat kulit hitam di Gereja Emmanuel, Charleston, Amerika Serikat dikutuk Presiden Barack Obama.

Pemimpin negara adidaya tersebut menilai sang pelaku adalah seorang yang biadab tidak berperi kemanuasiaan. "Mereka yang tidak bersalah tewas oleh ulah seorang yang tidak bertanggung jawab," ucap Obama saat memberikan pidato belasungkawa di Gedung Putih, seperti dilansir CNN, Jumat (19/6).

"Kita sebagai negara maju seharusnya tidak membiarkan hal sekeji ini terjadi, sudah seharusnya penggunaan senjata api lebih diperhatikan agar tidak menimbulkan sebuah tragedi" lanjut Obama.

Total sembilan orang tewas, terdiri dari tiga lelaki dan enam perempuan, akibat ulah pemuda itu. Salah satunya adalah Pastur Clementa Pinckney, 41 tahun. Selain menjadi pimpinan jemaat, dia sekaligus menjabat senator mewakili Negara Bagian South Carolina. Tiga jemaat selamat dari maut.

Obama dan sang istri Michelle mengaku bila mengenal baik seorang pastur yang turut menjadi korban dalam inisiden nahas itu.

"Kita mengenal baik Pastur Clementa Pickney yang menjadi satu dari sembilan korban penembakan, duka dan doa terdalam terhatur untuk mereka dan keluarga," tambah Obama.

Dalam pidato dukacita ini, Obama sekaligus menyatakan Amerika Serikat perlu mengubah konstitusi soal kepemilikan senjata. Menurut presiden AS, terlalu sering senjata api merenggut nyawa warga sipil di negara itu. Namun usulan Obama untuk mengatur peredaran senjata pada 2012 digagalkan Kongres yang dikuasai Partai Republik berhaluan konservatif.

Polisi telah mencokok pelaku tunggal penembakan itu, Dylann Roof, saat berusaha kabur naik bus keluar kota Charleston. Sejak kemarin sore, tersangka telah digelandang ke pengadilan di Shelby, North Carolina.

Diketahui, Dylan adalah seorang pria kulit putih 21 tahun yang punya ideologi rasis. Kepada beberapa teman dekatnya, pelaku mengaku pernah menyatakan ingin tercipta perang sipil antara kulit putih dan kulit hitam.

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.