Norwegia ingin kerjasama dengan Indonesia perangi terorisme
Norwegia ingin kerjasama dengan Indonesia perangi terorisme. Sekretaris Negara Norwegia, Laila Bokhari menyampaikan rasa prihatin terhadap keberadaan teror di belahan dunia yang semakin lama semakin mencekam.
Sekretaris Negara Norwegia, Laila Bokhari menyampaikan rasa prihatin terhadap keberadaan teror di belahan dunia yang semakin lama semakin mencekam.
"Saat ini dunia semakin terancam dengan adanya aksi teroris. Sebut saja serangan yang baru-baru terjadi di Brasil, Berlin, Turki dan tak lupa di Indonesia juga. Norwegia sendiri juga mengalami serangan teroris di mana saat itu 77 orang tewas dan banyak yang terluka," kata Bokhari dalam seminar Foreign Community of Indonesia (FPCI) bertajuk Deradikalisasi, Pemuda, Islam dan Barat di Pusat Budaya Belanda, Kamis (19/1).
Bokhari menyebut, aksi teroris terus berkembang karena diinspirasi oleh motivasi politik, ideologi, dan interpretasi agama yang dianut para anggota ekstremisme. Oleh karenanya, harus dilakukan cara yang bijaksana dalam mengatasinya.
"Mereka yang direkrut oleh kelompok ekstremis adalah para pemuda yang sebenarnya belum menemukan jati diri. Mereka masih mudah terpengaruh. Karenanya kita harus perang itu, bukan dengan cara keras, namun melalui pendekatan dengan hati yang hangat," sambungnya.
Tak hanya itu, seluruh elemen dari berbagai negara juga harus bersatu dan bekerja sama supaya bisa tercapai kedamaian dunia.
"Kita tidak bisa melakukan ini sendiri, kita perlu bekerja sama dengan akademisi dan dengan masyarakat sipil. Upaya ini harus didasarkan pada pemahaman analitis yang luas tentang terorisme dan akar penyebabnya," pungkasnya.(mdk/pan)