Netanyahu sebut AS bakal pindahkan kedutaan ke Yerusalem tahun ini
Netanyahu sebut AS bakal pindahkan kedutaan ke Yerusalem tahun ini. "Taksiran kuat saya hal itu akan terjadi lebih cepat dari yang kita duga: dalam waktu setahun dari sekarang," kata Netanyahu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Amerika Serikat akan memindahkan kedutaan besar mereka ke Yerusalem tahun ini.
"Ada tiga hal yang sedang terjadi di AS yang belum pernah terjadi sebelumnya," ujar Netanyahu ketika ditanya wartawan saat sedang melawat ke India, seperti dilaporkan harian Haaretz dan dilansir laman Middle East Monitor, Rabu (17/1).
"Yang pertama adalah memindahkan kedutaan AS. Taksiran kuat saya hal itu akan terjadi lebih cepat dari yang kita duga: dalam waktu setahun dari sekarang."
Netanyahu juga kemudian memuji langkah AS terhadap Iran dan keputusan Trump untuk memotong dana bantuan bagi para pengungsi Palestina.
"Yang kedua, perubahan sikap dramatis terhadap Iran. Presiden (Trump) sudah meluangkan waktu untuk membuat perubahan terhadap program nuklir. Kalian tahu ini bakal terjadi. Dia bilang akan membatalkan kesepakatan itu," ujar Netanyahu.
"Yang ketiga adalah menentang UNRWA (Badan PBB urusan pengungsi Palestina) buat pertama kali. Selama 70 tahun organisasi ini melanggengkan cerita soal Palestina dan penghapusan Zionisme, dan ini pertama kalinya AS menentang hal ini. Ini bagus, mereka melakukan sesuatu untuk menentang organisasi ini," kata dia.
AS sebelumnya menyatakan pemindahan kedutaan ke Yerusalem tidak akan terjadi di masa jabatan Presiden Trump karena butuh waktu untuk mendirikan kedutaan baru di Yerusalem. Pernyataan Netanyahu ini menandakan ada perubahan keputusan dari pihak AS.
Baca juga:
Nasib Yerusalem usai veto AS di sidang PBB
Arkeolog Israel klaim temukan stempel gubernur Yerusalem berusia 2.700 tahun
Kemelut status Yerusalem, Palestina tarik perwakilan di AS
Nauru dapat hibah dari Israel karena tolak resolusi PBB soal Yerusalem
Pengumuman Trump soal status Yerusalem tuai kecaman dunia di pengujung 2017