Netanyahu: kesepakatan nuklir Iran kesalahan sejarah
"Apa yang dicapai tadi malam di Jenewa bukanlah kesepakatan bersejarah, melainkan kesalahan sejarah," kata Netanyahu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam kesepakatan negara Barat (Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, Rusia, China) soal nuklir Iran yang dicapai kemarin di Kota Jenewa, Swiss. Dia menyatakan kesepakatan itu adalah kesalahan sejarah dan dia tidak terikat dengan kesepakatan itu.
"Apa yang dicapai tadi malam di Jenewa bukanlah kesepakatan bersejarah, melainkan kesalahan sejarah," kata Netanyahu, seperti dilansir stasiun televisi foxnews.com, Senin (25/11). Pernyataan itu dia sampaikan dalam dalam pertemuan dengan jajaran kabinetnya kemarin.
"Hari ini kondisi dunia semakin membahayakan karena rezim paling berbahaya di dunia bisa memproduksi senjata paling berbahaya sejagat," kata dia.
Menanggapi kabar itu, Netanyahu menegaskan Israel tetap mempunyai hak untuk mempertahankan diri.
"Saya ingin menegaskan, Israel tidak akan membiarkan Iran mengembangkan kemampuan nuklir militernya."
Dia dan sejumlah pejabat lain menyatakan Israel kini akan memfokuskan diri mengatasi dampak kesepakatan nuklir itu.(mdk/fas)