Nenek 96 tahun sumbangkan Rp 59 miliar untuk tunawisma
Mendiang Lily Fardell tidak punya keturunan. Tapi nenek asal Australia itu menyayangi tunawisma
Lily Fardell bikin heboh badan amal tunawisma di New South Wales, Australia. Wanita 96 tahun yang meninggal awal tahun ini memberikan seluruh hartanya untuk para tunawisma.
Sumbangan yang diberikan Nenek Fardell terbilang sangat besar, bahkan yang paling besar yang diterima Badan Amal St. Vincent de Paul.
Dilansir dari Independent, Senin (21/12), nenek 96 tahun ini memang terkenal dermawan. Sebelum meninggal, dia telah memberikan wasiat untuk menjual rumahnya dan hasil penjualan diserahkan ke badan amal.
"Dia berpesan rumah itu harus dijual demi membantu para anak-anak tunawisma," ucap pengacara sang nenek, Nick Dan.
Sosok mendiang nenek dermawan Lily Fardell ©2015 Merdeka.com
Pada Juni lalu, rumah empat kamar tidur miliknya, yang dikenal sebagai Rumah Pasifik ini terjual seharga Rp 32 miliar.
"Itu warisan yang luar biasa. Saya melihat itu merupakan sumbangan paling besar yang diberikan secara personal," kata pengacaranya.
Keponakan Nenek Fardell mengatakan, bibinya itu memang tidak memiliki keturunan, namun dia sangat mencintai anak-anak. Hal ini yang menjadi dasar dia memberikan seluruh hartanya untuk anak-anak tunawisma yang kurang beruntung.
Baca juga:
Kisah pengemis di Paris jadi penulis paling laris di Prancis
Pelayan restoran ini kembalikan uang Rp 400 juta milik pengunjung
Anak ini jadi penerima tanda jasa keberanian termuda di negaranya
Pria ini bagikan sepatu gratis untuk gelandangan di New York
Setelah 950 penolakan selama 5 tahun, pria ini akhirnya dapat kerja