LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

NASA: Delapan Tahun Lagi Manusia Bisa Tinggal dan Bekerja di Bulan

Manusia bisa hidup dan bekerja di Bulan pada 2030 mendatang. Ini mempermudah kemungkinan eksplorasi ruang angkasa.

2022-11-23 07:07:00
Sains
Advertisement

Manusia bisa hidup dan bekerja di Bulan pada 2030 mendatang. Ini mempermudah kemungkinan eksplorasi ruang angkasa.

Demikian menurut pejabat dari Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Menurut pejabat ini, NASA berharap manusia bisa mulai membangun koloni atau permukiman di Bulan pada 2030. Padahal sejak lama, komunitas ilmuwan menganggap Bulan tidak bisa dihuni manusia.

Pernyataan ini disampaikan setelah NASA meluncurkan pesawat luar angkasa tak berawak ke Bulan pekan lalu, seperti dikutip dari laman Nature World News, Selasa (22/11).

Advertisement

Hampir 50 tahun setelah NASA mengirim manusia pertama ke Bulan, program dan misi luar angkasa baru bertujuan untuk mengirim kembali manusia di satelit Bumi tersebut, namun dengan tujuan akhir untuk membuat Bulan sebagai jalur menuju eksplorasi luar angkasa di masa depan.

Potensi keberadaan air di Bulan juga dapat memperkuat alasan berhasilnya misi. Astronot yang hidup di Bulan bisa dimanfaatkan sebagai langkah awal misi mengirim manusia ke Mars.

Kepala program luar angkasa Orion NASA, Howard Hu menyampaikan, habitat manusia penting untuk mendukung misi ilmiah di masa depan. Kepada BBC, Hu mengatakan peluncuran roket Artemis yang membawa Orion pada 16 November lalu merupakan hari bersejarah dalam bidang penerbangan luar angkasa manusia.

Advertisement

Hu mengatakan, mereka akan mengirim orang ke permukaan Bulan dan mereka akan tinggal di sana dan melakukan penelitian ilmiah.

Misi Bulan Artemis 1 sedang berlangsung sebagai program mengorbit Bulan tanpa awak dan merupakan penerbangan luar angkasa besar pertama dari serangkaian program Artemis NASA.

Orion tak berawak akan menguji dirinya sendiri untuk membawa kapsul ke Bulan dan berhasil kembali ke Bumi.

Hu juga mengatakan, ini merupakan langkah pertama untuk eksplorasi luar angkasa jangka panjang tidak hanya bagi Amerika Serikat, tapi juga seluruh dunia.

Jika manusia yang dikirim ke Bulan ini nantinya bisa melihat bukti keberadaan air, maka air tersebut bisa digunakan sebagai bahan bakar roket untuk menuju Mars.

Baca juga:
Ini Prediksi Kapan Matahari dan Bumi Akan Mati
Ilmuwan Ungkap Keberadaan Lubang Hitam Terdekat, Ini Jaraknya dari Bumi
Ilmuwan Ungkap Mars Dulu Punya Samudera Besar, Jadi Bukti Jejak Kehidupan
China Akan Kirim Monyet ke Luar Angkasa untuk Misi Penting
Para Astronom Kaget Temukan Fenomena Aneh Ini dalam "Black Hole"
Robot Penjelajah Temukan Bukti Kehidupan di Planet Mars
Tarantula Raksasa Luar Angkasa Tertangkap Teleskop James Webb NASA

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.